benuanta.co.id, NUNUKAN – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Nunukan melakukan sosialisasi dan pembentukan Brigade Pangan di Kecamatan Sembakung pada Jumat (19/12/2025).
Kepala DKPP Nunukan, Masniadi mengatakan, sosialisasi ini dilakukan untuk melakukan pendekatan kepada masyarakat agar bisa memahami dan membentuk Brigade Pangan melalui SK Desa di wilayahnya masing-masing.
“Peserta dalam sosialisasi ini dari utusan kepala desa, tokoh pertanian (petani dan Poktan), Babinsa serta aparat penyuluh pertanian dan utusan tersebut berasal dari wilayah Tepian, Tagul, Lubakan dan Atap,” kata Masniadi.
Dikatakannya, untuk kualifikasi Brigade Pangan diprioritaskan warga setempat yang mempunyai keinginan kuat untuk melaksanakan pertanian modern dengan kisaran umur 19-39 tahun. Persyaratan lainnya, bisa berasal dari luar lokasi dengan pendidikan SMA, mendaftar dan bergabung.
“Untuk pengelola BP (Brigade Pangan) diperlukan Manager dengan pemahaman usaha tani berorientasi bisnis. Serta keanggotaan 15 orang dengan lokasi Oplah atau CSR seluas kurang lebih 150 sampai 200 hektare,” ungkapnya.
Hasilnya, semua peserta siap membentuk BP di wilayah masing-masing. Salah satu desa, yakni Desa Tagul akan bermusyawarah dan menyampaikan dokumen pembentukan BP dalam 3 hari ke depan. Diharapkan juga segera dapat dilakukan pengerjaan fisik CSR.
Masniadi menerangkan, ini program Presiden melalui Kementan RI dan didukung penuh oleh Pemda Nunukan melalui DKPP.
“Jadi kita mengajak kepada petani untuk mendukung program ini. Ini merupakan program ketahanan pangan untuk swasembada pangan di daerah kita bahkan untuk anak cucu kita ke depannya,” pungkasnya. (*)
Reporter: Novita A.K
Editor: Endah Agustina







