Universitas Kaltara Cetak 160 Sarjana di Wisuda ke-13  

benuanta.co.id, BULUNGAN – Universitas Kaltara (Unikaltar) kembali meluluskan ratusan sarjana. Pada wisuda ke-13 tahun 2025, Unikaltar mencetak 160 lulusan dari delapan program studi. Wisuda berlangsung dalam rapat senat terbuka di Ruang Lemlai Suri, Lantai 3 Kampus Unikaltar, Rabu (17/12/2025).

Para lulusan berasal dari program studi Matematika, Fisika, Teknik Sipil, Arsitektur, Agroteknologi, Manajemen, Ekonomi Pembangunan, dan Administrasi Negara. Dari jumlah tersebut, empat lulusan meraih predikat cumlaude dan dua lulusan memperoleh predikat sangat memuaskan.

Baca Juga :  Galakkan Pramuka Peduli, Kwarda Kaltara Sambangi Instansi Strategis

Lulusan terbaik program sarjana angkatan ke-13 diraih Nurul Atiqah dari Program Studi Manajemen. Yayasan Pendidikan Tanah Seribu selaku badan penyelenggara turut memberikan penghargaan kepada para lulusan terbaik.

Pj Sekprov Kaltara Bustan, yang hadir mewakili Gubernur Kaltara, menyampaikan apresiasi kepada para wisudawan. Menurut dia, wisuda bukanlah akhir dari proses pendidikan, melainkan awal dari pengabdian yang sesungguhnya di tengah masyarakat.

Baca Juga :  Menteri PPPA Dorong Percepatan 2026, Tiga Daerah di Kaltara Ditarget Miliki UPTD

“Ilmu, keterampilan, dan nilai yang diperoleh selama kuliah harus menjadi bekal untuk memberi kontribusi nyata bagi daerah dan masyarakat,” ujarrnya.

Ia menegaskan, lulusan Unikaltar diharapkan mampu menjadi generasi penerus Kalimantan Utara yang berkualitas, berkarakter, dan berintegritas. Tantangan pembangunan ke depan, kata dia, akan semakin kompleks dan membutuhkan sumber daya manusia yang adaptif, inovatif, serta memiliki daya saing tinggi.

Baca Juga :  Menteri PPPA Soroti Kekerasan Perempuan dan Anak di Kaltara, Penguatan Keluarga jadi Kunci

Sementara itu, Wakil Bupati Bulungan, Kilat, yang turut hadir dalam wisuda tersebut, menyatakan bahwa setiap lulusan Unikaltar mencerminkan kemajuan pendidikan di daerah. Ia mengingatkan keberhasilan meraih gelar sarjana tidak lepas dari peran orang tua, dosen, dan lingkungan sekitar. “Kebanggaan ini harus menjadi motivasi untuk mengabdi dan berkarya lebih baik,” ujarnya. (*)

Reporter: Ike Julianti

Editor: Yogi Wibawa

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *