Pramuka Garuda Nunukan Melonjak, Target Provinsi Terlampaui

benuanta.co.id, NUNUKAN – Program pembinaan Pramuka Garuda di Kabupaten Nunukan dinilai berhasil melampaui target yang telah ditetapkan sejak awal masa bakti Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka periode 2020–2025. Dalam empat tahun terakhir, jumlah Pramuka Garuda yang dilahirkan bahkan melebihi komitmen awal yang disepakati di tingkat provinsi.

Sejak 2022 hingga 2025, Kwarcab Nunukan mencatat sebanyak 319 Pramuka Garuda dari golongan Penggalang dan Penegak. Angka tersebut melampaui target minimal 200 Pramuka Garuda yang ditetapkan untuk setiap Kwarcab se-Kalimantan Utara.

Capaian ini merupakan tindak lanjut dari nota kesepahaman yang ditandatangani pada peringatan Hari Pramuka Tingkat Provinsi Kalimantan Utara tahun 2021. Saat itu, Kwartir Daerah bersama lima Kwarcab berkomitmen mencetak 1.000 Pramuka Garuda di seluruh wilayah provinsi.

Baca Juga :  Stok BBM di Nunukan Langka, Masyarakat Keluhkan Harga Mahal yang Dijual Eceran 

Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Nunukan, H. Hanafiah, menyampaikan bahwa pencapaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh unsur kepramukaan di daerah, mulai dari kwartir hingga gugusdepan, serta dukungan kuat dari dunia pendidikan.

“Alhamdulillah hasilnya melampaui target. Ini tindak lanjut hasil MoU Hari Pramuka Tingkat Provinsi Kaltara tahun 2021 di KTT. Saat itu disaksikan Bapak Gubernur, Kwartir Daerah bersama lima Ketua Kwarcab se-Kaltara menandatangani MoU mencetak 1.000 Pramuka Garuda, setiap Kwarcab minimal 200 orang,” ujarnya.

Baca Juga :  Raih Predikat A- Indeks Pelayanan Publik 2025, Kabupaten Nunukan Tempati Peringkat 2 se-Kaltara

Ia menjelaskan, pembinaan Pramuka Garuda dilakukan secara bertahap dan berkesinambungan, dengan melibatkan pelatih, pembina, serta peran aktif orang tua peserta didik. Dukungan Dinas Pendidikan dan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Nunukan turut memperkuat keberhasilan program tersebut.

Pramuka Garuda merupakan tingkatan tertinggi dalam setiap golongan Pramuka, yang menuntut kecakapan, kedisiplinan, dan keteladanan tinggi dari setiap peserta. Oleh karena itu, proses pencapaiannya tidak hanya bersifat administratif, tetapi melalui pembinaan karakter yang panjang.

Baca Juga :  Penyusunan RKPD 2027 Dimulai, Fokus ke Rumusan Pembangunan Iklusif di Perbatasan

Keberhasilan melampaui target ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi pengembangan kepramukaan di daerah lain. Kwarcab Nunukan menilai, keberlanjutan program menjadi kunci agar Gerakan Pramuka tetap relevan dalam membentuk generasi muda yang berkarakter Pancasila.

“Pramuka Garuda bukan sekadar pencapaian administrasi, tetapi bukti terbentuknya pribadi yang berkarakter, mandiri dan siap menjadi teladan,” pungkasnya. (*)

Reporter: Sunny Celine T

Editor: Yogi Wibawa

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *