DKPP Nunukan Tekankan Pentingnya Sertifikasi ISPO ke Petani Sawit

benuanta.co.id, NUNUKAN– Untuk meningkatkan pemahaman masyarakat, khususnya para pekebun kelapa sawit di Kecamatan Sei Menggaris, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Nunukan menggelar Sosialisasi dan Pendataan Indonesia Sustainable Palm Oil (ISPO).

Kepala Bidang Pengendalian dan Pengawasan Usaha Pertanian DKPP Nunukan, Herman menegaskan, pentingnya pemahaman pekebun terhadap kewajiban sertifikasi ISPO.

Baca Juga :  Banjir Sembakung Surut, BPBD Nunukan Mulai Bersihkan Fasilitas Umum

“ISPO bersifat mandatory sesuai Perpres Nomor 44 Tahun 2020 yang telah diubah menjadi Perpres Nomor 16 Tahun 2025. Kami berharap para pekebun dapat mengikuti dan menerima informasi dengan baik mengenai materi ISPO dan regulasinya,” ungkapnya.

Ia mengatakan, kegiatan ini merupakan wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Nunukan dalam mendukung implementasi ISPO, khususnya bagi petani kelapa sawit swadaya. Pelaksanaan sosialisasi dan pendataan ini turut didukung melalui Dana Bagi Hasil (DBH) Sawit.

Baca Juga :  DPRD Nunukan Susun Prioritas Legislasi dan Rencana Kerja 2026

Sebelumnya, DKPP Nunukan telah melaksanakan kegiatan serupa di beberapa kecamatan lainnya, yakni Sebatik Barat, Sebatik Tengah, Sebatik Utara, dan Tulin Onsoi, sebagai bagian dari upaya menyeluruh untuk memperluas pemahaman dan persiapan sertifikasi ISPO di tingkat petani.

“Melalui kegiatan sosialisasi dan pendataan ini, DKPP Nunukan berharap para pekebun semakin memahami pentingnya ISPO sebagai instrumen untuk mewujudkan perkebunan kelapa sawit yang berkelanjutan, berdaya saing, serta sesuai standar nasional,” pungkasnya. (*)

Baca Juga :  BBM Kembali Langka Pada Awal Tahun 2026, Terkendala Aspek Transportasi Laut 

Reporter: Novita A.K

Editor: Endah Agustina

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *