Tim PKK Nunukan Kunjungi Bayi Penderita Komplikasi Paru di RSUD Nunukan

benuanta.co.id, NUNUKAN – Tim Penggerak PKK Kabupaten Nunukan menunjukkan kepeduliannya kepada warga dengan menjenguk seorang bayi penderita komplikasi paru di RSUD Nunukan.

Direktur RSUD Nunukan, dr. Andi Bau Tune Mangkau, menjelaskan pasien merupakan bayi yang lahir prematur dan mengalami penyakit bawaan berupa komplikasi paru hingga mengganggu saluran pernapasan.

“Penanganan awal atau emergency-nya sudah kami tangani dengan baik. Untuk penanganan lanjutan, kami merujuk pasien ke RSUD Wahidin Sudirohusodo Makassar yang memiliki fasilitas perawatan khusus. Dalam perjalanan, pasien akan didampingi oleh perawat RSUD Nunukan,” jelasnya.

Baca Juga :  Banjir Sembakung Surut Total, Warga Mulai Beraktifitas Secara Normal

Kunjungan TP PKK Nunukan dipimpin langsung oleh Ketua TP PKK, Andi Annisa Muthia. Ia menyampaikan rasa empati mendalam kepada keluarga pasien serta berharap anak tersebut segera memperoleh kesembuhan setelah menjalani perawatan lanjutan di Makassar.

“Kami turut prihatin atas kondisi adik Ahmad Abizam. Semoga setelah dirujuk ke Makassar, ia dapat kembali ke Nunukan dalam keadaan sehat walafiat,” ujarnya.

Baca Juga :  Pemkab Nunukan Wacanakan Pemasangan Videotron di 8 Titik

Sementara itu, orang tua pasien yakni Mega, tampak terharu menerima kunjungan dan bantuan tersebut. Ia menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas perhatian yang diberikan kepada keluarganya.

“Terima kasih banyak atas perhatian dan bantuannya. Ini sangat berarti bagi kami yang sedang berjuang demi kesembuhan anak kami,” ucapnya dengan haru.

Kunjungan ini sekaligus menjadi pengingat pentingnya solidaritas dan kepedulian sosial, terutama bagi keluarga yang tengah menghadapi ujian berat akibat masalah kesehatan serius.(*)

Baca Juga :  Pembangunan RTLH Kecamatan Lumbis Dinyatakan Rampung 100 Persen

Reporter: Novita A.K

Editor: Endah Agustina

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *