PWI Nunukan Gelar OKK, Tekankan Etika dan Kepatuhan Organisasi Jurnalis

benuanta.co.id, NUNUKAN – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Nunukan menggelar Orientasi Kewartawanan dan Keorganisasian (OKK) sebagai tahapan awal bagi wartawan yang akan bergabung menjadi anggota PWI Nunukan.

Kegiatan tersebut dibuka oleh Wakil Ketua Bidang Organisasi PWI Nunukan, Muhammad Wahyu, yang hadir mewakili Ketua PWI Nunukan sekaligus mewakili sambutan Ketua Seksi Wartawan Olahraga (SIWO) PWI Nunukan.

Muhammad Wahyu mengatakan, pelaksanaan OKK merupakan pintu masuk resmi bagi wartawan yang ingin menjadi bagian dari organisasi PWI. OKK tidak hanya menjadi syarat administratif, tetapi juga sarana pembekalan pemahaman tentang nilai, etika, serta aturan organisasi.

Baca Juga :  Sempat Tertunda Akibat Cuaca Ekstrem, Pekerjaan Jalan di Krayan Timur Kembali Berlanjut

“OKK ini adalah gerbang awal bagi rekan-rekan wartawan untuk bergabung secara resmi menjadi anggota PWI Nunukan. Tingginya antusiasme pendaftar menunjukkan masih besarnya minat wartawan untuk bernaung di PWI,” ujar Wahyu.

Ia menjelaskan, dari total 36 peserta yang mendaftarkan diri, sebanyak 22 peserta hadir dan mengikuti kegiatan OKK. Pelaksanaan OKK tersebut, lanjut Wahyu, sebelumnya telah dikoordinasikan dengan unsur pimpinan PWI Nunukan serta Sekretaris Jenderal PWI Kalimantan Utara, Azwar, yang memberikan respons positif atas pelaksanaan kegiatan tersebut.

Wahyu turut mengingatkan para peserta agar memahami dan mematuhi seluruh peraturan yang berlaku di PWI, termasuk menjaga nama baik dan marwah organisasi.

Baca Juga :  Perkuat Pasokan Gula Lokal, DKUKMPP Nunukan Kunjungi Pabrik Gula di Pati Jawa Tengah

“PWI bukan alat untuk kepentingan pribadi. Setiap anggota wajib menjunjung tinggi etika jurnalistik dan aturan organisasi. Jika ada anggota yang melanggar, akan diberikan sanksi, mulai dari teguran, pencabutan kartu anggota PWI, hingga rekomendasi pencabutan kartu Uji Kompetensi Wartawan (UKW) ke Dewan Pers,” tegasnya.

Ia menambahkan, bagi pelanggaran berat, sanksi pidana dapat diberlakukan sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Hal tersebut dimaksudkan sebagai efek jera agar tidak ada pihak yang menyalahgunakan organisasi.

Selain pembekalan organisasi, Wahyu juga menyampaikan motivasi kepada para peserta OKK terkait peran strategis PWI Nunukan ke depan, khususnya dalam mendukung suksesnya pelaksanaan Pekan Olahraga Wartawan Daerah (Porwada) II Kalimantan Utara Tahun 2026, di mana Kabupaten Nunukan ditetapkan sebagai tuan rumah.

Baca Juga :  DKUKMPP Nunukan Buka Layanan Tera dan Tera Ulang Alat Ukur untuk Pelaku Usaha

“Sebagai tuan rumah, kita tidak hanya dituntut sukses dalam penyelenggaraan, tetapi juga prestasi. Anggota PWI Nunukan harus mampu berkontribusi dan mengharumkan nama daerah,” katanya.

Di akhir kegiatan, seluruh peserta OKK menandatangani surat pernyataan kesediaan mematuhi Peraturan Dasar dan Peraturan Rumah Tangga (PD/PRT) PWI di atas materai sebagai bentuk komitmen terhadap organisasi. (*)

Reporter: Novita A.K

Editor: Endah Agustina

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *