benuanta.co.id, TANJUNG SELOR – Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Kalimantan Utara menyatakan belum menerima laporan resmi terkait isu maupun permasalahan pertambangan, khususnya batubara, yang muncul di tengah masyarakat.
Kepala Bidang Minerba Dinas ESDM Kaltara, Zainal Arifin, menyampaikan hal tersebut dalam wawancara, Jumat (12/12/2025). Ia menegaskan, pihaknya tidak lagi memiliki kewenangan penuh untuk menindaklanjuti secara langsung persoalan yang berkaitan dengan pertambangan mineral dan batubara.
“Untuk saat ini belum ada laporan ke kami. Jika ada surat resmi, dinas hanya bisa menindaklanjuti untuk diteruskan ke pemerintah pusat sesuai kewenangannya,” ujarnya.
Arifin menjelaskan, penanganan masalah pertambangan, terutama batubara, kini sepenuhnya berada di tingkat pusat melalui Inspektorat Tambang yang memiliki perwakilan di daerah maupun di pemerintah pusat.
Menurutnya, masyarakat yang menghadapi persoalan terkait aktivitas tambang batubara, baik di Kabupaten Tana Tidung maupun wilayah lain di Kaltara, disarankan melapor langsung ke Inspektorat Tambang atau instansi terkait di Kementerian ESDM.
Meski demikian, Dinas ESDM Kaltara tetap siap menjadi jalur koordinasi apabila menerima laporan resmi. “Jika ada laporan masuk ke Dinas ESDM Kaltara, kami akan berkoordinasi dan meneruskan kepada pihak yang berwenang,” katanya.
Ia menambahkan, saat ini Dinas ESDM Kaltara lebih berfokus pada pengelolaan Galian C atau mineral bukan logam dan batuan. (*)
Reporter: Georgie Silalahi
Editor: Endah Agustina







