benuanta.co.id, TARAKAN – Mengantisipasi lonjakan penumpang saat Natal dan Tahun Baru (Nataru), para operator speedboat di Tarakan mulai memaksimalkan ketersediaan armada cadangan untuk semua trayek keberangkatan speedboot.
Ketua Gapasdap Tarakan, Robinson, menegaskan bahwa kebutuhan armada tambahan menjadi fokus utama agar pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu selama puncak arus perjalanan.
Ia mengatakan, pihaknya telah menyiapkan dua unit armada cadangan yang siap dikerahkan sewaktu-waktu ketika terjadi peningkatan jumlah penumpang, terutama pada saat Nataru yang diprediksi mengalami lonjakan drastis.
Menurutnya, tidak hanya mengandalkan armada utama, operator juga berkolaborasi dengan sejumlah speedboat kecil non-reguler sebagai opsi tambahan. Total armada untuk rute Tarakan mencapai 23 unit, belum termasuk tambahan cadangan. Jika digabung, terdapat 26 armada yang siap beroperasi untuk melayani penumpang selama masa libur akhir tahun. Sementara untuk trayek Tanjung Selor, sebanyak 25 armada tetap dimaksimalkan dengan tambahan tiga unit lainnya.
Meski fokus pada penyiapan armada cadangan, ia menegaskan seluruh kapal tetap diwajibkan memenuhi pemeriksaan Ramcek sebagai standar kelayakan sebelum beroperasi. Dalam pemeriksaan terakhir, beberapa catatan ditemukan terkait pelampung keselamatan serta kondisi mesin. Namun ia memastikan seluruh kekurangan itu kini telah dibenahi dan setiap speedboat sudah dilengkapi P3K serta perlengkapan keselamatan lainnya.
Terkait jam keberangkatan, Robinson menyampaikan operasional tetap mengikuti ketentuan hingga pukul 16.10 WITA. Namun jika terjadi kepadatan dalam rentang 25 menit operasional, armada cadangan akan langsung diturunkan untuk mencegah antrean penumpang menumpuk di pelabuhan.
Ia menjelaskan, jadwal keberangkatan dimulai sejak pukul 07.15 WITA dengan rotasi setiap 25 menit. Ketika seluruh armada terisi penuh pada jam tertentu, armada cadangan akan berfungsi sebagai pengurai penumpukan sehingga masyarakat tetap bisa terlayani tanpa harus menunggu lama. (*)
Reporter: Sunny Celine
Editor: Yogi Wibawa







