benuanta.co.id, NUNUKAN – Kabupaten Nunukan kembali menjadi lokasi pemantauan tim penilai Adipura tahun 2025. Penilaian tahun ini berlangsung lebih ketat dengan tahapan pemantauan yang dilakukan berulang kali.
Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Nunukan, Freddyanto Gromiko mengatakan Kabupaten Nunukan telah dua kali didatangi tim penilai Adipura dalam rangka pemantauan kategori B2 atau pemantauan tahap kedua. Proses penilaian tahun ini berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya karena mekanismenya dinilai lebih ketat dan terstruktur.
“Untuk informasi saja bahwa kita minggu lalu baru saja kedatangan tim penilai Adipura. Itu adalah untuk penilaian tahap kedua, B2 namanya, pemantauan kedua. Jadi memang untuk yang apa namanya, penilai Adipura yang tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya.” ucap Freddy, Rabu (11/12/25).
Menurutnya, setelah dua kali pemantauan, Kabupaten Nunukan juga telah menerima pemberitahuan resmi bahwa proses penilaian belum berakhir dan akan berlanjut ke tahap berikutnya. Proses penilaian lanjutan ini menjadi bagian dari sistem baru yang diterapkan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, di mana pemantauan dilakukan secara lebih komprehensif.
“Jadi memang untuk penilai Adipura sekarang ini semakin ketat ya. Jadi, kita sudah dua kali kedatangan tim penilai Adipura untuk tahun ini melakukan pemantauan dan informasi terbaru lagi bahwa akan ada pemantauan ketiga.” ucapnya.
Pemantauan tahap ketiga dijadwalkan berlangsung pada bulan Januari atau Februari tahun depan sebagai bagian dari penilaian terakhir Adipura. Tahap ini akan menjadi penentu akhir pencapaian Kabupaten Nunukan dalam program Adipura 2025, sehingga pemerintah daerah kini memperkuat kesiapan di lapangan dan meningkatkan koordinasi lintas sektor.
“Jadi, mungkin sekitar bulan Januari atau Februari tahun depan, akan ada penilaian terakhir, tahap ketiga.” tutup Freddy. (*)
Reporter: Soni Irnada
Editor: Ramli







