benuanta.co.id, TANJUNG SELOR – Kalimantan Utara (Kaltara) akan segera memulai pembangunan proyek ambisius berupa Kawasan Peternakan Terintegrasi seluas sekitar 50 hektare yang didanai melalui program dari pemerintah pusat.
Hal itu diungkapkan Kepala Bidang (Kabid) Peternakan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Provinsi Kalimantan Utara, Surianto Samuel Taro, rencana ini mencakup pembangunan pabrik pakan, fasilitas untuk ayam produksi pullet siap bertelur, dan Rumah Potong Hewan (RPH) unggas.
“Program ini merupakan bagian dari inisiatif pusat yang mencakup sekitar 36 provinsi. Untuk Kaltara, proyek strategis ini akan fokus pada 10 item utama di tahap awal,” ungkapnya, Kamis (11/12/2025).
“Termasuk 1 unit pembangunan pabrik pakan, 4 unit peternakan pembesaran pullet (ayam petelur),5 unit RPH Unggas,” sambungnya.
Dijelaskannya, seluruh fasilitas ini akan didirikan dalam satu kawasan terintegrasi yang berlokasi di lahan sekitar 50 hektare. Bahkan lokasi pastinya masih dalam tahap pencarian dan akan ditentukan setelah adanya arahan dari Gubernur Kaltara.
Ia menilai, Gubernur Zainal Arifin Paliwang memiliki komitmen besar dalam mendukung proyek ini. “Gubernur sudah menandatangani surat dukungan sebelum berangkat ke umroh,” bebernya.
“Saya memperkirakan bahwa proyek pembangunan ini akan dilaksanakan dan selesai pada tahun depan (2026). Sementara itu, tugas Pemprov Kaltara saat ini adalah menyiapkan lahan 50 hektar yang akan menjadi lokasi kawasan terintegrasi tersebut,” pungkasnya. (*)
Reporter: Georgie Silalahi
Editor: Endah Agustina







