benuanta.co.id, BULUNGAN – Realisasi investasi Kalimantan Utara hingga triwulan III 2025 tercatat mencapai Rp 20,5 triliun. Angka ini masih berada di bawah target tahunan sebesar Rp 37 triliun. Meski demikian, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kaltara, Ferry Ferdinand Bohoh, tetap optimistis tren investasi akan terus naik hingga akhir tahun.
“Biasanya capaian akan bertambah di triwulan terakhir. Kemungkinan besar realisasi bisa mendekati Rp 30 triliun lebih meski tidak penuh sampai Rp 37 triliun,” ujar Ferry.
Ia menjelaskan, target nasional tahun ini terbilang tinggi, apalagi Kaltara menjadi lokasi sejumlah Proyek Strategis Nasional (PSN) yang mendorong arus investasi secara signifikan.
Ferry menyebut sektor konstruksi masih menjadi penyumbang terbesar investasi di Kaltara. Diikuti sektor energi terbarukan yang tengah berkembang, termasuk proyek PLTA dan sektor pendukung lainnya. “Konstruksi masih paling besar kontribusinya. Energi terbarukan juga menunjukkan perkembangan cukup baik,” katanya.
Sektor perdagangan, lanjutnya, turut mencatatkan kinerja stabil. Minat investor pada kegiatan distribusi dan perdagangan barang penunjang proyek-proyek besar tetap tinggi. “Perdagangan juga masih cukup bagus untuk investasi kita,” tambahnya.
Pemerintah Provinsi Kaltara menargetkan realisasi investasi 2025 mencapai Rp 37 triliun. Dengan kondisi realisasi saat ini, Ferry menilai capaian akhir kemungkinan besar hanya akan mendekati target tersebut.
“Target kita Rp 37 triliun. Nanti melalui laporan LKP bisa terlihat jelas. Saya rasa tetap mendekati, walaupun tidak 100 persen,” pungkasnya. (*)
Reporter: Ike Julianti
Editor: Ramli







