DLH Minta Pelaku Usaha di Nunukan Tertib Membuang Sampah Sesuai Jadwal

benuanta.co.id, NUNUKAN – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Nunukan meminta kesadaran para pelaku usaha, seperti pengusaha hotel, rumah makan, serta pelaku UMKM di Kabupaten Nunukan untuk menjaga kebersihan lingkungan.

Kepala DLH Kabupaten Nunukan, dr. Meinstar Tololiu, menekankan pentingnya kesadaran pelaku usaha terhadap kebersihan lingkungan. “Sampah masih menjadi persoalan utama yang dihadapi meskipun pihaknya telah menetapkan jadwal pembuangan sampah dan pengangkutan sampah,” ungkap Meinstar.

Sehingga pihaknya menekankan kepada seluruh pelaku usaha untuk wajib membuang sampah pada pukul 18.00 hingga 06.00 Wita. Namun, selama ini pihaknya masih banyak mendapatkan yang melanggar aturan tersebut, sehingga sampah kerap berserakan di sejumlah titik jalan, baik yang berasal dari pelaku usaha maupun rumah tangga.

Baca Juga :  Pemkab Nunukan Apresiasi Peternakan Telur di Sae Lanuka, Berharap Jadi Wujud Swasembada Pangan

“Padahal kalau kita ingin terus mendapatkan Adipura, maka semua pihak harus sadar untuk membuang sampah sesuai jadwal. Jangan setelah sampah sudah diangkut petugas, baru membuang sampah lagi,” ujarnya.

Ia juga mencontohkan Malaysia sebagai negara dengan tingkat kepatuhan terhadap aturan kebersihan yang sangat baik. Menurutnya, keberadaan CCTV di berbagai titik membuat masyarakat di sana tertib dalam menjaga kebersihan.

Baca Juga :  Pembangunan RTLH Kecamatan Lumbis Dinyatakan Rampung 100 Persen

“Kalau kita ke Malaysia, hampir tidak terlihat petugas kebersihan di jalanan. Mereka sangat tertib, dan itu juga bentuk penghargaan kepada petugas kebersihan,” tambahnya.

Selain dari sisi tidak tertibnya membuang sampah sesuai jadwal, Meinstar juga mengungkapkan kondisi armada pengangkut sampah DLH saat ini terbatas. DLH mempunyaai 13 jalur dan 13 truk. Namun sekarang truk hanya tersisa 5, sehingga armada tidak mampu.

Baca Juga :  Sambut Baik Kunjungan Universitas Airlangga, Wabup Hermanus: Pembangunan Daerah Perlu Keterlibatan Akademisi

“Ini juga yang menjadi penyebab petugas kita tidak maksimal di lapangan, seharusnya setiap truk itu sekali jalan, tapi kini harus dijalankan dua kali,” jelasnya.

Dirinya berharap melalui pembinaan yang dilakukan, ke depannya seluruh pelaku usaha dapat meningkatkan kepedulian dan kedisiplinan dalam menjaga kebersihan lingkungan Kabupaten Nunukan.(*)

Reporter: Novita A.K

Editor: Endah Agustina

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *