benuanta.co.id, NUNUKAN– Jelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026, Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai (KPPBC) Type Madya Pabean C Nunukan meningkatkan pengawasan di area perbatasan.
Kepala KPPBC Nunukan, Danang Seno Bintoro mengatakan, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan berbagai sektor di perbatasan untuk meningkatkan pengawasan guna antisipasi masuknya barang-barang ilegal dari Malaysia.
“Pengawasan dan pelayanan di Pelabuhan Internasional Tunon Taka Nunukan akan kita tingkatkan, sama seperti tahun-tahun sebelumnya,” ungkap Danang.
Pengawasan ini akan dilakukan khususnya terhadap penumpang dan barang yang masuk dari Tawau, Malaysia. Hal ini, mengingat arus masuk dan keluar penumpang akan meningkat jelang Nataru.
Danang menyampaikan, untuk di wilayah kepabeanan yakni Pelabuhan Internasional Tunon Taka Nunukan, pihaknya akan menyiagakan setidaknya 10 hingga 15 personel untuk melakukan pengawasan.
Tak hanya di Pelabuhan Tunon Taka, KPPBC Nunukan juga melakukan pengawasan di sejumlah pintu-pintu perbatasan Indonesia-Malaysia yang ada di Kabupaten Nunukan, baik yang ada di Pos Labang dan Pulau Sebatik. Seperti patroli darat dan patroli di wilayah perairan.
Pihaknya juga akan menurunkan anjing pelacak untuk memaksimalkan pengawasan.
“Sampai saat ini K-9 masih di Nunukan, tapi untuk K-9 kita masih berbagi dengan wilayah lain jadi kita belum tahu apakah K-9 ini akan tetap berada di sini hingga Nataru atau akan ditugaskan di wilayah lain. Namun untuk pengawasan dari petugas kita tetap berjalan dan lebih kita perketat lagi,” pungkasnya. (*)
Reporter: Novita A.K
Editor: Endah Agustina







