Pengusulan Tiga Tokoh jadi Pahlawan Nasional dari Kaltara Dikebut

benuanta.co.id, TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) mulai mempercepat proses pengusulan tokoh-tokoh daerah untuk mendapatkan gelar Pahlawan Nasional.

Analis Kepahlawanan Dinas Sosial Kaltara, Benny Ardana, menjelaskan saat ini pihaknya tengah menunggu kelengkapan berkas administrasi dari pemerintah kabupaten/kota. Seluruh pengusulan wajib dimulai dari bawah, yakni masyarakat yang mengajukan nama tokoh kepada pemerintah daerah masing-masing.

“Kabupaten/kota akan membentuk Tim Pengkaji Gelar Daerah terlebih dahulu. Setelah berkas lengkap dan ada rekomendasi dari bupati atau wali kota, baru berkasnya dibawa ke provinsi. Intinya kami di provinsi sudah siap, tinggal menunggu kelengkapan administrasinya,” ujar Benny Senin (8/12/2025).

Baca Juga :  Koperasi Kaltara: Partisipasi Perempuan Terpusat di Beberapa Daerah

Lanjutnya, dari berbagai nama yang muncul, terdapat tiga tokoh yang dinilai paling kuat dan menjadi prioritas untuk diproses tahun ini, yakni Sultan Maulana Jalaluddin dari Tanjung Palas, Bulungan, dan Raja Pandita, tokoh besar dari Kerajaan Tidung di Kabupaten Malinau, juga Lencaw Ingan, tokoh perjuangan dari Long Nawang.

“Tokoh-tokoh ini punya peran nyata dalam perjuangan pada zamannya, baik secara langsung maupun lewat pendidikan dan politik. Ini yang menjadi indikator utama,” tutur Hardana.

Baca Juga :  Efisiensi Anggaran Tekan Target Pembangunan Kaltara

Pemprov Kaltara menargetkan seluruh berkas pengusulan rampung pada Desember tahun ini. Tim Pengkaji Gelar Daerah (TPGD) telah disiapkan untuk periode 2025 dan akan kembali diperluas pada 2026.

“Begitu berkas lengkap, kami lakukan rapat TPGD, memverifikasi perjuangan, melakukan cek lokasi, termasuk makamnya. Setelah itu berkas akan dibawa ke pusat,” jelasnya.

Pemprov Kaltara berharap, pengusulan ini dapat menjadi momentum penting untuk mencatatkan nama besar tokoh-tokoh daerah ke panggung nasional.

Baca Juga :  Jalan Akses Kawasan Industri Tanah Kuning–Mangkupadi Belum Dapat Dilanjutkan

“Harapan kami, perjuangan para tokoh ini diakui negara, dan menjadi kebanggaan bagi generasi Kaltara ke depan,” tutup Benny. (*)

Reporter: Alvianita
Editor: Ramli

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *