benuanta.co.id, BULUNGAN – Ketua Komisi III DPRD Kalimantan Utara (Kaltara), Jufri Budiman, menilai penerapan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) akan menjadi penentu arah pengembangan ekonomi masyarakat dalam jangka panjang.
Meski demikian, ia mengingatkan bahwa pola pembangunan tidak bisa diseragamkan karena setiap daerah memiliki karakter dan tantangan geografis yang berbeda.
Menurut Jufri, Kota Tarakan memiliki karakter industri dan jasa yang sudah terbentuk. Sementara itu, wilayah pedalaman dan perbatasan seperti Tana Tidung, Malinau, hingga Krayan masih sangat bergantung pada peningkatan akses jalan darat dan ketersediaan infrastruktur dasar sebagai pembuka ruang ekonomi.
“Karakter ekonomi tiap daerah tidak sama, maka langkah pembangunannya juga berbeda. Di wilayah industri dibutuhkan dukungan aktivitas produksi, sementara di wilayah pedalaman yang paling dibutuhkan adalah keterhubungan,” ujarnya Jumat (5/12/2025).
Ia berharap proses revisi RTRW yang tengah berjalan dapat menjadi momentum untuk menciptakan pemerataan pembangunan. “Jika penataan wilayah dilakukan secara konsekuen, masyarakat perbatasan, pesisir, dan pedalaman bisa merasakan manfaat pembangunan yang sama dengan masyarakat di kawasan industri,” pungkasnya. (*)
Reporter: Ike Julianti
Editor: Yogi Wibawa







