Jelang Nataru, DKUKMPP Nunukan Gelar Pasar Murah

benuanta.co.id, NUNUKAN – Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah, Perdagangan, dan Perindustrian (DKUKMPP) laksanakan pasar murah menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru). Permintaan bahan pangan di Nunukan mulai menunjukkan tren peningkatan.

DKUKMPP memastikan sejumlah program stabilisasi harga kembali dijalankan untuk menjaga ketersediaan bahan pokok.

Kepala Bidang Perdagangan DKUKMPP Nunukan, Dior Frames mengatakan, pemerintah daerah melalui DKUKMPP kembali mengaktifkan sejumlah langkah antisipasi untuk menjaga stabilitas harga serta memastikan stok tetap aman.

Baca Juga :  Pastikan Tetap Fungsional, BMKG Nunukan Lakukan Pemeliharaan Alat Monitoring Gempa Bumi

“Jadi untuk persiapan kami menghadapi permintaan pangan. Jadi untuk kategori pangan yang ada biasanya meningkat menjelang hari raya besar keagamaan, ya baik itu Idulfitri maupun itu Natal. Kami dari DKUKMPP memang sudah punya program rutin. Program rutin dalam menjaga stabilisasi harga dan ketersediaan dan stok,” ungkap Dior, Jumat (5/12/2025).

Berbagai program reguler seperti pasar murah, subsidi angkutan angkut, dan inspeksi pasar mulai dijalankan untuk mengendalikan harga. Selain itu, operasi pasar kebutuhan pangan tertentu juga melibatkan sejumlah pemangku kepentingan yang selama ini juga menyediakan bahan pokok dengan harga terjangkau.

Baca Juga :  Konsulat RI Salurkan Bantuan bagi WNI Korban Kebakaran di Tawau

“Jadi untuk beberapa program yang menjadi acuan kita, menjadi rutinitas kita setiap tahunnya, itu sudah sedang dilaksanakan. Jadi baik itu dari pasar murah, kemudian subsidi ongkos angkut, maupun kita mengadakan sidak pasar maupun operasi pasar yang produk pangan tertentu dengan melibatkan beberapa pemangku kepentingan. Memang biasanya mendukung kita dalam menyediakan kebutuhan bahan pokok dengan harga yang lebih terjangkau,” ucap Dior.

Baca Juga :  Diduga Mabuk, Pemotor di Nunukan Tabrak Mobil Parkir, Begini Kondisi Korban

Menurutnya, DKUKMPP akan terus memadukan perkembangan harga di lapangan hingga puncak perayaan Natal dan Tahun Baru. Sejumlah intervensi tambahan disebut siap dilakukan apabila terjadi gejolak harga pada komoditas pangan tertentu untuk menjaga daya beli masyarakat. (*)

Reporter : Soni Irnada

Editor: Yogi Wibawa

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *