benuanta.co.id, TARAKAN – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Tarakan menghadirkan inovasi layanan bernama Pelanduk Bulan, yaitu pelayanan administrasi kependudukan yang diberikan khusus bagi ibu yang baru melahirkan. Program ini menjamin bayi sudah tercatat secara resmi sejak hari pertama kelahirannya.
Kepala Disdukcapil Tarakan, Hery Purwono, S.STP., mengungkapkan, pada layanan ini, proses penerbitan dokumen dilakukan langsung melalui fasilitas kesehatan yang telah bekerja sama dengan Disdukcapil. Ia menjelaskan program tersebut mempermudah akses masyarakat terhadap dokumen penting.
“Setiap ibu yang melahirkan di fasilitas kesehatan yang bermitra dengan kami langsung dibantu pengurusan dokumen kependudukan bayinya,” jelasnya, Selasa (2/11/2025).
Melalui sistem terintegrasi ini, orang tua tidak lagi diharuskan datang ke kantor Disdukcapil untuk membuat akta kelahiran. Hery memastikan layanan sudah otomatis berjalan saat ibu melahirkan.
“Begitu ibu dan bayi keluar dari rumah sakit, mereka sudah menerima Akta Kelahiran,” katanya.
Selain akta, pembaruan kartu keluarga juga dilakukan sekaligus secara otomatis. Hery menuturkan bahwa perubahan dalam KK dilakukan tanpa menunggu pengurusan manual.
“Kartu Keluarga langsung diperbarui mengikuti data kelahiran anak,” ujarnya.
Program ini juga mencakup penerbitan Kartu Identitas Anak (KIA) yang diberikan bersamaan dengan dokumen lainnya. Hery menekankan bahwa KIA menjadi bagian dari paket layanan semenjak awal kelahiran.
“Termasuk KIA, semuanya kami siapkan sekaligus saat ibu dan bayi pulang,” lanjutnya.
Lebih jauh, layanan ini turut mempercepat proses administrasi BPJS bagi bayi baru lahir sehingga masyarakat tidak perlu mengurusnya secara terpisah. Menurut Hery, percepatan ini menjadi nilai tambah bagi keluarga.
“Kami bantu percepatan pendaftaran BPJS agar tidak ada yang tertunda,” ucapnya.
Hery mengharapkan masyarakat mengetahui dan memanfaatkan layanan ini, terutama keluarga yang akan melahirkan di fasilitas kesehatan mitra. Ia menegaskan pentingnya sosialisasi agar program berjalan efektif.
“Harapan kami, masyarakat mengetahui bahwa layanan ini tersedia dan dapat dimanfaatkan sepenuhnya,” imbuhnya.
Ia juga menekankan tujuan utama program ini adalah memastikan setiap anak yang lahir memiliki identitas administratif sejak awal. Hal ini menjadi bagian dari upaya pemerintah mendekatkan pelayanan kepada warga.
“Kami ingin memastikan setiap anak yang lahir di Tarakan langsung tercatat dan memiliki dokumen lengkap sejak awal,” tegasnya.
Melalui Pelanduk Bulan, Disdukcapil berharap proses administrasi menjadi semakin sederhana, cepat, dan tidak membebani masyarakat. Hery menutup dengan pernyataan bahwa inovasi ini merupakan bentuk nyata komitmen pelayanan publik.
“Ini bagian dari upaya kami mempermudah layanan dan mendekatkan manfaatnya ke masyarakat,” pungkasnya. (*)
Reporter: Eko Saputra
Editor: Endah Agustina








