PELNI Ancam Putus Kontrak Agen Bandel yang Tak Beri Diskon Nataru

benuanta.co.id, TARAKAN – Stimulus ekonomi berupa diskon tarif 20 persen untuk penumpang kelas ekonomi di musim Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) terus dikawal ketat PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) Cabang Tarakan.

PELNI menegaskan tidak akan memberi toleransi bagi agen tiket yang menjual harga normal di luar ketentuan program tersebut.

Kepala PELNI Cabang Tarakan, Ferdy Ronny Masengi, menyatakan seluruh agen wajib tunduk terhadap kebijakan tarif yang sudah diturunkan manajemen. “Kalau ada agen yang kedapatan menjual tiket dengan harga normal tanpa diskon, pasti akan kami tindak tegas,” tegasnya, Kamis (27/11/2025).

Baca Juga :  Pengemudi Transportasi Online Desak Akses Penjemputan di Bandara Juwata

Ia menambahkan, tindakan tegas itu berupa pemutusan hubungan kerjasama. Menurutnya, agen yang mencoba mengambil keuntungan pribadi justru merusak tujuan dari program stimulus ini. Pengawasan khusus akan dilakukan selama periode Nataru, karena diperkirakan transaksi tiket meningkat.

“Kami akan memonitor setiap agen dan laporan dari masyarakat akan segera ditindaklanjuti,” ungkapnya.

Ferdy juga meminta masyarakat turut mengawasi dan tidak segan melapor jika menemukan adanya pelanggaran.

Baca Juga :  Antisipasi Pagar Laut, DKP Kaltara Imbau Pelaku Usaha Laut Pesisir Patuhi Perizinan

“Jika ada yang menjual normal tanpa diskon, laporkan ke kami. Manajemen sudah jelas mengarahkan agar seluruh penjualan mengikuti tarif diskon yang diberlakukan,” imbuhnya.

Program diskon ini resmi berlaku sejak 21 November 2025 pukul 12.00 WIB, dan seluruh transaksi setelah itu wajib mengikuti harga baru. Diskon 20 persen hanya berlaku untuk penumpang kelas ekonomi. “Diskon ini hanya untuk kelas ekonomi saja,” terangnya.

Di Tarakan, layanan pelayaran masih mengandalkan armada yang sudah beroperasi sebelumnya. Kapasitas masing-masing kapal sekitar 2.000 penumpang yang tetap kami patuhi.

Baca Juga :  Pj Sekprov Soroti Tantangan Pembangunan Kaltara, Ajak PKB Jadi Mitra Strategis Pemerintah

“Untuk pelabuhan Tarakan masih tetap KM Lambelu, KM Bukit Siguntang, dan satu kapal perintis KM Sabuk Nusantara 97,” bebernya.

Ferdy berharap program ini benar-benar mempermudah masyarakat bepergian di momentum liburan kali ini. Ia juga mengingatkan agar pembelian tiket dilakukan lebih awal, mengingat kuota yang ada terbatas.

“Kami mengharapkan masyarakat bisa memanfaatkan momentum ini sebaik-baiknya,” tandasnya. (*)

Reporter: Eko Saputra

Editor: Endah Agustina

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *