benuanta.co.id, BULUNGAN – Upaya modernisasi pelayanan perizinan di Kalimantan Utara kembali dipacu. Sejumlah operator aplikasi PESONA dari DPMPTSP kabupaten dan kota se-Kaltara mengikuti Bimbingan Teknis Pengembangan Aplikasi Sistem Informasi Pelayanan Perizinan untuk Publik (PESONA) yang digelar beberapa waktu lalu di Tarakan Plaza.
Kegiatan ini menjadi langkah strategis pemerintah provinsi untuk meningkatkan kapasitas perangkat daerah dalam memanfaatkan sistem layanan perizinan berbasis digital. Dalam era administrasi yang menuntut kecepatan dan transparansi, aplikasi PESONA diharapkan menjadi salah satu tulang punggung reformasi layanan perizinan di Kaltara.
Koordinator PP DPMPTSP Kaltara, Fitriana, mengatakan bahwa bimtek ini ditujukan untuk memastikan implementasi aplikasi PESONA berjalan lebih optimal dan terintegrasi. “Kita ingin memastikan layanan perizinan dapat lebih cepat, transparan, dan akuntabel. Penguatan kapasitas operator menjadi bagian penting dari itu,” ujarnya.
Untuk memperdalam materi, DPMPTSP Kaltara menghadirkan narasumber dari DPMPTSP Jawa Barat provinsi yang lebih dulu mengadopsi dan mengembangkan aplikasi serupa. Dua pejabat hadir sebagai pemateri: Sekretaris DPMPTSP Jabar, Deni Rusyana, dan Koordinator Pengolahan Data serta Pengembangan Sistem Informasi DPMPTSP Jabar, Pamudi Budi Suharsono.
Kehadiran keduanya diharapkan dapat membuka perspektif baru sekaligus menjadi rujukan bagi Kaltara dalam mempercepat transformasi digital perizinan. Dengan penguatan sistem dan sumber daya manusia, pemerintah berharap layanan perizinan di seluruh kabupaten/kota dapat berjalan lebih terpadu dan efisien. (*)
Reporter: Ike Julianti
Editor: Ramli







