Berkat Pendampingan PT PRI, KWT Dahlia di Juata Permai Mampu Produksi dan Pasarkan Produk UMKM

benuanta.co.id, TARAKAN – Aktivitas pemberdayaan ekonomi warga Kelurahan Juata Permai Kecamatan Tarakan Utara semakin menggeliat.

Kelompok Wanita Tani (KWT) Dahlia yang terdiri dari para ibu rumah tangga setempat kini mampu memasarkan beragam produk olahan makanan hasil kreasi mereka.

Mulai dari keripik pare, keripik pisang balado, keripik singkong balado, minuman herbal, hingga pepaya mustopah, seluruhnya diproduksi oleh 20 anggota KWT Dahlia yang tergabung dalam Kelompok Usaha Bersama (KUB) Dahlia.

Ketua RT 07 Juata Permai, Sulistyono, menyampaikan dukungan penuh terhadap kegiatan UMKM yang dijalankan warganya. Ia menyebut, perkembangan signifikan terlihat setelah hadirnya pendampingan dari PT PRI.

Baca Juga :  Akses Kendaraan ke Dermaga Tengkayu I Masih Dikeluhkan Masyarakat

“Saya sangat mendukung kegiatan ini. Dengan adanya pelatihan dan bantuan alat dari PRI, ibu-ibu jadi makin kreatif, makin maju, dan bisa menambah penghasilan keluarga,” kata Sulistyono.

Menurutnya, sebelum ada dukungan, para ibu hanya memproduksi dalam skala kecil dengan modal yang terbatas. “Dulu masih sekadar mencoba. Setelah PRI membantu peralatan dan pelatihan, produk mereka makin dikenal sampai tingkat kelurahan bahkan kota,” ujarnya.

Ketua KUB KWT Dahlia, Sudarwati, mengatakan bahwa keripik pare menjadi salah satu produk unggulan kelompoknya. Ide ini muncul karena pare merupakan tanaman yang banyak dibudidayakan oleh anggota KWT.

Baca Juga :  BMKG Tarakan Siapkan Sistem Pemantauan Laut, Gelombang, dan Angin untuk Dukung Posko Nataru

“Keripik pare kami renyah, gurih, dan tidak pahit. Di Tarakan atau Kalimantan Utara masih jarang yang buat. Harapan kami, produk ini bisa masuk supermarket dan sentra UMKM,” tutur Sudarwati.

Ia menyampaikan bahwa PT PRI memberikan dukungan besar bagi KUB Dahlia, mulai dari bantuan peralatan, biaya pelatihan, pendampingan pengemasan, hingga pengurusan sertifikasi seperti label halal, PIRT, dan analisis kandungan gizi.

“Alhamdulillah kami sangat terbantu. Terima kasih untuk PT PRI yang sudah mendukung kami,” ujarnya.

Sementara itu, Muntiyah, salah satu anggota KWT sekaligus penggerak pemasaran, mengatakan bahwa produk-produk KUB Dahlia dijual dengan harga yang sangat terjangkau, mulai Rp8.000 hingga Rp15.000.

Baca Juga :  Mayat Pria Ditemukan di Pondok Kebun, Polisi Pastikan Bukan Tindak Pidana

Menurutnya, PRI juga memberikan pelatihan penting terkait keamanan pangan, gizi produk, hingga teknik produksi standar UMKM. “Berkat bantuan itu, kualitas produk kami semakin baik,” katanya.

Para anggota KWT Dahlia berharap Pemerintah Kota Tarakan turut membantu membuka akses pasar yang lebih luas.

“Harapan kami, produk UMKM dari Juata Permai bisa masuk supermarket. Jika pemerintah ikut mendukung, kami pasti lebih semangat lagi,” ujar Muntiyah. (adv)

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *