benuanta.co.id, NUNUKAN – Kepala Unit Layanan Pelanggan (ULP) PLN Nunukan, Rendra Alfian Raharjo memberikan tanggapannya terkait pemadaman listrik dari pagi hingga malam hari di Pulau Nunukan dan Sebatik sejak Senin (24/11/25) yang membuat aktifitas warga dan pelayanan publik terhenti.
Kepala ULP PLN Nunukan, Rendra menjelaskan pemadaman terjadi akibat kondisi darurat pada salah satu unit pembangkit.
“Mohon izin ada kondisi emergency pada pembangkit, sehingga harus segera kami lakukan percepatan pemulihan. Saya mohon maaf atas ketidaknyamanannya,” ungkap Rendra, Selasa (25/11/25).
Menurutnya, tim teknis di lapangan sedang melakukan perbaikan dan berupaya agar pasokan listrik kembali normal secepatnya. Namun ia belum dapat memastikan estimasi waktu pemulihan penuh.
PLN juga meminta masyarakat tetap waspada dan mematikan peralatan elektronik saat listrik padam untuk menghindari kerusakan saat aliran kembali menyala.
“Tolong matikan peralatan elektronik saat listrik padam untuk menghindari kerusakan saat aliran kembali menyala,” pungkasnya.
Ditambahkan Rendra, pihaknya akan terus bekerja keras dalam memastikan pelayanan listrik di Kabupaten Nunukan normal dan pelayanan serta aktivitas masyarakat kembali lancar seperti semula. (*)
Reporter: Soni Irnada
Editor: Ramli







