benuanta.co.id, TARAKAN – Dinas Perhubungan (Dishub) Kalimantan Utara mengusulkan pembangunan terminal baru sebagai solusi jangka panjang untuk mengatasi persoalan yang kerap terjadi di Pelabuhan Tengkayu I Tarakan, seperti kepadatan, parkir liar, dan ketidakdisiplinan pengguna pelabuhan.
Hal ini disampaikan Kepala UPTD Pelabuhan Tengkayu I, Muhammad Roswan. “Pembangunan terminal baru ini sudah kami ajukan kepada Gubernur dan DPRD untuk dianggarkan pada tahun depan,” ujarnya, Senin (24/11/2025).
Roswan menjelaskan, terminal baru dinilai sebagai solusi komprehensif untuk mengatur pergerakan penumpang dan kendaraan secara lebih tertib. Fasilitas ini nantinya memungkinkan penerapan kontrol ketat, termasuk sistem boarding, serta pemisahan zona publik dan area steril.
Saat ini, kata dia, kendala utama muncul dari perilaku pedagang dan kendaraan yang tetap masuk ke area pelabuhan meski telah dilarang, sehingga menimbulkan kemacetan dan ketidaknyamanan.
“Dengan terminal baru, alur pergerakan bisa diatur secara fisik sehingga masalah-masalah tersebut dapat diminimalkan,” jelasnya.
Ia menambahkan, keberadaan infrastruktur pendukung seperti terminal dan area parkir diharapkan dapat memudahkan pengaturan SDM Dishub serta mengurangi potensi konflik di lapangan.
“Jika fasilitasnya memadai, pengaturan oleh petugas akan jauh lebih efektif,” pungkas Roswan. (*)
Reporter: Georgie Silalahi
Editor: Endah Agustina







