benuanta.co.id, TANJUNG SELOR – Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) semakin menegaskan posisinya sebagai salah satu daerah dengan prospek investasi terbesar di Indonesia. Keberadaannya di jalur perdagangan internasional Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) II serta pengembangan Kawasan Industri Hijau Indonesia (KIHI) menjadikan Kaltara berada di pusat perhatian investor global.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kaltara, Ferry Ferdinand Bohoh, menyebutkan sektor energi terbarukan menjadi magnet utama bagi investor, khususnya pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) skala besar di Bumi Benuanta.
“Posisi Kaltara di ALKI II membuat potensi investasi sangat kompetitif. Apalagi dengan hadirnya KIHI, peluang pengembangan energi terbarukan seperti PLTA atau Hydro Power Plant semakin terbuka lebar,” ujarnya, Senin (25/11/2025).
Ferry menegaskan bahwa pemerintah daerah telah melakukan berbagai langkah strategis untuk menarik minat investor, mulai dari promosi hingga pemberian kemudahan investasi.
“Kami melakukan promosi investasi secara masif, baik melalui media nasional maupun internasional. Di sisi lain, pemerintah memastikan kemudahan perizinan, kepastian hukum, dan pendampingan jika investor ingin berkunjung langsung ke lapangan,” tegasnya.
Menurut Ferry, arah kebijakan investasi di Kaltara tidak hanya bertujuan meningkatkan pertumbuhan ekonomi makro, tetapi juga membawa dampak pembangunan merata hingga ke kawasan 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar).
“Kami ingin memastikan setiap investasi yang masuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Pemerataan pembangunan menjadi prinsip penting, bukan hanya mengejar angka pertumbuhan,” tambahnya.
Ferry juga mengajak seluruh investor nasional maupun internasional untuk melihat lebih dekat peluang investasi di Kaltara.
“Kaltara terbuka bagi siapa saja yang ingin berinvestasi. Pemerintah menjamin keamanan dan kenyamanan para investor dari awal hingga realisasi di lapangan,” tuturnya.
Program talkshow Newsline Metro TV yang turut membahas potensi investasi Kaltara dijadwalkan tayang pada 25 November 2025 pukul 14.30 WIB. (*)
Reporter: Ike Julianti
Editor: Ramli







