benuanta.co.id, BULUNGAN – Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), DPRD Kaltara melalui Komisi III meningkatkan pengawasan terhadap jalur transportasi laut guna memastikan distribusi kebutuhan pokok dan material pembangunan ke seluruh kabupaten berjalan tanpa hambatan.
Ketua Komisi III DPRD Kaltara, Jufri Budiman, menyampaikan bahwa pihaknya terus melakukan koordinasi intensif dengan KSOP, Dinas Perhubungan, serta pengusaha transportasi laut.
Hal ini dilakukan untuk menjamin proses pengiriman barang berlangsung lancar dan tepat waktu, terutama pada masa lonjakan kebutuhan menjelang akhir tahun.
“Untuk Kalimantan Utara, sejauh ini tidak ditemukan hambatan berarti. Namun, momentum Natal dan Tahun Baru membutuhkan pengawalan ekstra agar suplai sembako maupun bahan pembangunan dapat tersalurkan dengan baik,” ujar Jufri, Ahad (23/11/2025).
Tarakan disebutnya sebagai pusat utama distribusi barang di Kaltara, baik yang datang dari Surabaya maupun Jakarta.
Dari Tarakan, barang-barang tersebut diteruskan ke empat kabupaten menggunakan kapal kayu hingga speedboat.
“Seluruh operasional kapal kami pantau, mulai dari proses bongkar muat hingga pengiriman ke daerah tujuan. Langkah ini penting agar masyarakat di kabupaten-kabupaten tidak mengalami keterlambatan pasokan,” jelasnya.
Jufri juga menegaskan bahwa keamanan dan keselamatan penumpang serta awak kapal menjadi perhatian utama Komisi III.
“Yang paling penting adalah keselamatan orang. Aktivitas angkutan laut memang harus lancar, tetapi protokol keselamatan tidak boleh diabaikan,” tegasnya.
Komisi III juga rutin melakukan inspeksi lapangan ke pelabuhan untuk memastikan kesiapan operasional kapal menghadapi peningkatan aktivitas selama musim liburan.
Pengawasan mencakup pengecekan fasilitas pelabuhan, kelayakan kapal, hingga koordinasi dengan petugas lapangan.
“Kami turun langsung memantau kondisi di pelabuhan. Tujuannya agar sistem transportasi laut tetap aman dan efisien, baik bagi masyarakat maupun pelaku usaha,” ungkap Jufri.
Ia menambahkan bahwa peran pengusaha transportasi dan aparat pelabuhan sangat menentukan kelancaran distribusi.
Dengan pengawasan yang terstruktur dan komunikasi yang solid, DPRD berharap kebutuhan masyarakat di wilayah perbatasan tetap terpenuhi tanpa kendala.
“Keselamatan orang dan kelancaran distribusi harus berjalan bersamaan. Jika salah satu terganggu, masyarakat di daerah perbatasan yang sangat bergantung pada transportasi laut akan terdampak,” pungkasnya.(*)
Reporter: Ike Julianti
Editor: Ramli







