Kaltara Manfaatkan Posisi Strategis, Pemerintah Dorong Pertumbuhan Ekonomi Baru

benuanta.co.id, TARAKAN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) menegaskan komitmennya untuk memperkuat fondasi ekonomi daerah di tengah tekanan global yang terus berkembang.

Dorongan ini salah satunya disampaikan dalam Benuanta Investment and Economic Forum yang digelar sebagai ruang berbagi perspektif dan pemetaan arah kebijakan ekonomi daerah.

Wakil Gubernur Kaltara, Ingkong Ala menyampaikan apresiasi kepada Bank Indonesia Perwakilan Kaltara yang dinilai konsisten memberikan asesmen ekonomi secara komprehensif.

Ia menilai laporan perekonomian yang disusun BI selama ini menjadi rujukan penting dalam memetakan dinamika ekonomi daerah.

Baca Juga :  Kejati Kaltara Tetapkan Tiga Tersangka Korupsi Aplikasi Pariwisata

“Atas nama Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara, saya menyampaikan terima kasih kepada Bank Indonesia yang terus mengawal keberlanjutan perekonomian Kaltara,” ungkapnya, Jumat (21/11/2025).

Menurutnya, tekanan global seperti disrupsi rantai pasok, perang tarif dagang hingga ketidakpastian geopolitik tidak bisa dihindari dan turut memengaruhi ekonomi nasional. Namun ia menegaskan bahwa tantangan tersebut sekaligus membuka peluang jika dapat dikelola dengan tepat.

Kaltara disebut memiliki keunggulan geografis yang tidak dimiliki banyak daerah lain. Letak wilayah yang berbatasan langsung dengan Malaysia menjadikan provinsi ini sebagai gerbang interaksi ekonomi dan perdagangan internasional. Potensi itu, kata dirinya, dapat dikembangkan melalui konektivitas yang lebih kuat dan infrastruktur yang saling terintegrasi.

Baca Juga :  BPS Kaltara: Angka Kemiskinan Kaltara Turun Tipis pada September 2025

Pemerintah provinsi juga terus mendorong pembangunan yang inklusif melalui sejumlah langkah strategis. Mulai dari peningkatan kualitas infrastruktur dasar, penguatan pelaku UMKM agar naik kelas, hingga pengembangan kawasan industri sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru. Selain itu, kerja sama regional dan internasional terus diperluas untuk menarik investasi produktif.

Ingkong Ala menegaskan, percepatan pembangunan ekonomi tidak dapat dilakukan tanpa sinergi berbagai pihak. Pemerintah daerah, otoritas moneter dan fiskal, dunia usaha, hingga akademisi diperlukan untuk menghasilkan kebijakan yang adaptif terhadap dinamika ekonomi global.

Baca Juga :  Bappeda Litbang Kaltara Dorong Integrasi Data untuk Penanggulangan Kemiskinan

Ia berharap forum Benuanta Investment and Economic Forum dapat dimanfaatkan secara optimal, bukan hanya sebagai ruang kajian tetapi juga sebagai dasar dalam melahirkan kebijakan yang berpihak kepada masyarakat dan berorientasi pada keberlanjutan.

“Mari kita memperkuat kolaborasi untuk membangun Kalimantan Utara yang tangguh dan berdaya saing,” tutupnya. (*)

Reporter: Sunny Celine

Editor: Yogi Wibawa

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *