Tarakan – BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Tarakan secara proaktif menyosialisasikan dan melatih para penerima ahli waris Jaminan Pensiun (JP) Berkala untuk menjadi bagian dari program Penggerak Jaminan Sosial Indonesia (PERISAI).
Kegiatan ini dilaksanakan pada 18 November 2025 di Ruang Layanan BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Tarakan, yang dihadiri oleh Ibu Cudarsiah Anggota DPRD Kota Tarakan selaku Agen PERISAI BPJS Ketenagakerjaan Cabang Tarakan.
Langkah ini merupakan strategi ganda untuk membantu ekonomi ahli waris sekaligus mempercepat cakupan perlindungan pekerja informal di Kota Tarakan dan sekitarnya.
Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Tarakan, Masbuki, menjelaskan bahwa kegiatan sosialisasi ini menyasar langsung kelompok yang telah merasakan manfaat nyata dari program jaminan sosial.
”Kami mengundang secara khusus para ahli waris yang rutin menerima manfaat JP Berkala. Mereka adalah duta terbaik kami, yang paling memahami seberapa pentingnya memiliki perlindungan dari BPJS Ketenagakerjaan,” ujar Masbuki di sela-sela acara sosialisasi.
Masbuki mengungkapkan bahwa program keagenan PERISAI memberikan peluang bagi ahli waris untuk mendapatkan penghasilan tambahan melalui insentif dari setiap kepesertaan yang berhasil mereka jaring.
Peran utama mereka adalah mengedukasi dan mendaftarkan pekerja Bukan Penerima Upah (BPU) atau sektor informal, seperti pedagang, nelayan, ojek online, dan pekerja mandiri lainnya, ke dalam program BPJS Ketenagakerjaan.
Ibu Cudarsiah, yang telah lama aktif sebagai Agen PERISAI di Kantor Cabang Tarakan, menuturkan menjadi agen bukan hanya soal mencari insentif, tetapi juga menjalankan misi sosial.
”Awalnya saya hanya ingin berbagi informasi. Namun, setelah melihat banyak tetangga atau rekan yang bekerja tanpa perlindungan, saya merasa terpanggil. Ini bukan sekadar mencari iuran, tapi memastikan saat mereka (pekerja informal) mengalami musibah, keluarga mereka tidak akan kesulitan finansial,” kata Ibu Cudarsiah.
”Ini adalah konsep pemberdayaan berkelanjutan. Dari yang tadinya menerima manfaat, kini mereka didorong untuk menjadi pahlawan jaminan sosial di lingkungan mereka. Dengan jaringan personal yang dimiliki, kami yakin mereka akan lebih mudah meyakinkan tetangga dan rekan seprofesi tentang manfaat Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM),” sambung Masbuki.
Melalui peran Agen PERISAI dari kalangan ahli waris JP Berkala ini, BPJamsostek Tarakan menargetkan peningkatan signifikan dalam jumlah kepesertaan di sektor BPU. Masbuki menekankan perlindungan bagi pekerja informal sangat krusial mengingat tingginya risiko kecelakaan kerja di berbagai sektor, termasuk di perairan dan wilayah pesisir Tarakan.
”Kami berkomitmen memberikan pendampingan penuh dan materi edukasi yang diperlukan. Kami ingin memastikan bahwa setiap pekerja di Tarakan, tanpa terkecuali, memiliki payung perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan,” tuturnya seraya berharap sinergi antara BPJamsostek dan para Agen PERISAI ini mampu menciptakan ekosistem kerja yang lebih aman dan sejahtera. (**)







