Puncak Acara HUT Kaltara ke-13, Benuanta Fest 2K25 Resmi Digelar

benuanta.co.id, TANJUNG SELOR– Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-13 Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), Pemerintah Provinsi secara resmi membuka Benuanta Fest 2K25. Acara ini dibuka sebagai puncak ungkapan rasa syukur atas hari jadi provinsi, yang genap berusia 13 tahun pada 25 Oktober 2025 lalu.

Dalam pidato pembukaannya, Wakil Gubernur Kaltara Ingkong Ala menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas antusiasme seluruh panitia, masyarakat, serta tamu undangan yang telah meramaikan kegiatan tersebut.

“Benuanta Fest yang kita laksanakan ini merupakan bagian bentuk rasa syukur kita atas peringatan HUT ke-13 Provinsi Kalimantan Utara,” ujarnya, Sabtu (8/11/2025).

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada para tokoh adat, tokoh masyarakat, dan seluruh pejuang pembentuk Provinsi Kalimantan Utara. Menurutnya, tujuan utama dari seluruh rangkaian acara ini adalah percepatan mewujudkan kesejahteraan masyarakat Kalimantan Utara secara menyeluruh.

“Benuanta Fest 2K25 dirancang sebagai pesta rakyat yang mengusung konsep “7F” (tujuh F), yang merupakan akronim dari berbagai rangkaian kegiatan,” bebernya.

Dalam pidato tersebut, Ingkong menjelaskan rangkaian acara akan berlangsung hingga 15 November 2027. Beberapa agenda utama yang disebutkan dalam festival ini meliputi:
* Folk Festival: Menampilkan 25 etnis di Kaltara.
* Food Festival: Menghadirkan kuliner khas Kaltara.
* Fair: Pameran pembangunan, UMKM, dan ekonomi kreatif.
* Fashion Festival: Peragaan busana dari desainer Kaltara.
* Fun Sport Festival: Menggelar olahraga tradisional.
* Folk Carnival: Karnaval budaya tingkat sekolah, OPD, umum, dan mobil hias (telah dilaksanakan 1 November).
* Kayan River Festival: Lomba perahu di Sungai Kayan (telah dilaksanakan 1-3 November).
* Music Festival: Hiburan musik rock untuk masyarakat.

“Pesta Rakyat adalah pesta rakyat yang menunjukkan semangat dan rasa memiliki yang kuat terhadap keberadaan Provinsi Kaltara,” imbuhnya.

Acara ini kata dia diharapkan dapat menjadi sarana untuk mengangkat budaya dan kekhasan lokal, mulai dari batik, aksesoris khas daerah, promosi keindahan Sungai Kayan, seni budaya, hingga kuliner tradisional.

“Melalui Benuanta Fest, kita berharap perekonomian masyarakat dapat semakin berputar, sekaligus menjadi wadah promosi pariwisata agar nama Kalimantan Utara semakin dikenal,” tegasnya.

Festival ini menurutnya terselenggara berkat kolaborasi berbagai pihak, mulai dari organisasi perangkat daerah (OPD), instansi vertikal, perusahaan, perbankan, hingga organisasi masyarakat.

“Hal ini dipandang sebagai cerminan semangat kebersamaan dan kolaborasi yang terus terjaga di antara seluruh elemen masyarakat Kaltara,” pungkasnya. (*)

Reporter: Georgie Silalahi

Editor: Endah Agustina

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *