benuanta.co.id, TARAKAN— Manajemen Tarakan Mall menegaskan pusat perbelanjaan tersebut tidak terdampak kerusakan akibat gempa yang mengguncang Tarakan pada Rabu, 5 November 2025 malam. Setelah sempat tutup selama satu malam untuk pemeriksaan keamanan, operasional kembali berjalan normal sejak Kamis pagi.
Manager Tarakan Mall, Agus Toni, memastikan kondisi gedung aman dan tidak ditemukan kerusakan fasilitas. Ia menjelaskan, langkah penutupan sementara dilakukan semata-mata untuk memastikan seluruh area layak beroperasi pasca gempa.
“Setelah gempa itu kita memastikan dulu semuanya aman. Jadi kita tutup satu malam saja, paginya sudah beroperasi lagi,” ujarnya.
Agus juga meluruskan informasi yang beredar di media sosial mengenai video kerusakan parah di sebuah pusat perbelanjaan. Ia menegaskan, lokasi tersebut bukan Tarakan Mall.
“Kerusakan apa? Itu kan Ramayana, bukan GTM. Harus dibedakan. Ramayana itu di mana, GTM itu di mana,” katanya menegaskan.
Ia memastikan hingga hari ini seluruh aktivitas berjalan lancar. Tenant, pengunjung, maupun karyawan sudah kembali beraktivitas seperti biasa.
“Beroperasi saja, Tarakan Mall bagus saja. Tidak ada yang rusak,” tambahnya.
Selain gempa utama, Tarakan kembali diguncang gempa susulan berskala kecil pada Rabu pagi. Namun ia menyebut tidak ada dampak terhadap operasional maupun kondisi bangunan. “Tidak ada efek,” singkatnya.
Dengan kepadatan aktivitas belanja jelang akhir tahun, manajemen memastikan standar keamanan gedung tetap menjadi prioritas. Langkah antisipatif dilakukan sebagai bentuk kehati-hatian agar pengunjung merasa aman berbelanja. (*)
Reporter: Sunny Celine
Editor: Yogi Wibawa







