benuanta.co.id, NUNUKAN – Direktorat Dana Transfer Umum (Dit. DTU) Kementrian Keuangan RI melakukan monitoring hasil penyaluran dana transfer ke daerah khususnya dana alokasi umum (DAU) bidang kesehatan serta efektivitas penggunaan dana Treasury Deposit Facility (TDF) yang dimiliki oleh Pemerintah Daerah Nunukan.
Dit DTU Jack Subarja mengatakan, Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa memerintahkan agar mengawal DAU yang disalurkan ke daerah sehingga penggunaan dari dana-dana tersebut dapat memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
“Iya ini perintah langsung dari Menkeu Purbaya, makanya saya beserta rombongan melakukan monitoring pembangunan di Kabupaten Nunukan khususnya di Pulau Sebatik,” ungkap Jack pada Rabu (05/11/25).
Menurutnya, Dana Treasury Deposit Facility sendiri merupakan fasilitas yang disediakan oleh Menteri Keuangan selaku Bendahara Umum Negara (BUN) dan digunakan pada saat penyaluran dana perimbangan dari pusat ke daerah.
Kemudian, hasil monitoring nantinya akan dilakukan laporan kepada Menkeu seperti apa kondisi di daerah dalam penggunaan atau pemanfaatan dana yang telah disalurkan.
“Setelah kami melihat ternyata memang dana tersebut sangat memberikan manfaat kepada masyarakat luas semoga dana-dana tersebut dipergunakan sesuai dengan peruntukkannya untuk pelayanan dan kesejahteraan masyarakat”, ungkap Jack.
Setelah melihat langsung kondisi di lapangan, Jack dapat menyimpulkan serta memahami secara jelas bahwa dana-dana tersebut masih dibutuhkan oleh daerah untuk pembangunan serta peningkatan layanan publik seperti Puskesmas dan Rumah Sakit dan infrastruktur daerah.
Jack menambahkan, ambulans air turut menjadi perhatiannya dan akan diprioritaskan untuk disampaikan pada pembahasan ke Kemenkeu Purbaya.
Adapun lokasi-lokasi peninjauan yaitu perbaikan rehab Puskesmas Sei. Taiwan, rekonstruksi jalan menuju Embung Lapri, rekonstruksi jalan puskesmas Lallesalo serta rekonstruksi jalan KP Tellang, poros lama dan poros baru. (*)
Reporter: Soni Irnada
Editor: Ramli







