benuanta.co.id, TARAKAN – Sebuah pohon berukuran besar tumbang di Jalan Gunung Selatan, Kelurahan Kampung 1 Skip, Kecamatan Tarakan Tengah, Selasa (23/9/2025) sekitar pukul 09.30 WITA. Kejadian tersebut sempat mengganggu aktivitas warga, namun tidak menimbulkan korban jiwa maupun kerusakan berarti.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Tarakan, Yonsep, menyebut penyebab awal tumbangnya pohon diduga karena kondisi tanah yang sudah tidak stabil. “Perkiraan sementara, tanah di sekitar lokasi sudah labil sehingga pohon tidak bisa lagi berdiri kokoh,” jelasnya, Selasa (22/9/2025).
Meski pohon tumbang cukup besar, laporan BPBD memastikan tidak ada korban jiwa maupun kerusakan serius di sekitar lokasi kejadian. “Jumlah korban nihil, data terdampak juga tidak ada,” terangnya.
Tim BPBD bersama unsur terkait langsung bergerak melakukan asesmen dan evakuasi pohon setelah menerima laporan warga. “Kami lakukan pembersihan dengan chainsaw, evakuasi berjalan cepat agar jalan kembali normal,” katanya.
Dalam penanganan ini, beberapa unsur terlibat di lapangan, mulai dari PLN, Bhabinkamtibmas, hingga Satpol PP. “Semua bergerak cepat bersama BPBD, termasuk PLN untuk memastikan tidak ada kabel listrik yang terganggu,” tambahnya.
Adapun regu yang diterjunkan terdiri delapan personel yang dibekali tiga unit chainsaw dan satu set toolbox untuk mempercepat proses evakuasi. “Armada yang digunakan adalah mobil R4 L300 milik BPBD,” ungkapnya.
Hasil asesmen menyebutkan, setelah pohon berhasil dievakuasi, kondisi di lokasi kembali aman dan terkendali. “Saat ini situasi sudah kondusif, jalan bisa dilewati kembali,” tuturnya.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar tetap waspada mengingat potensi pohon tumbang bisa terjadi di musim penghujan atau saat kondisi tanah melemah. “Kami imbau warga segera melapor ke BPBD bila melihat pohon yang rawan tumbang agar bisa ditangani lebih cepat,” pungkasnya. (*)
Reporter: Eko Saputra
Editor: Endah Agustina







