benuanta.co.id, TARAKAN – Sejumlah petugas dan warga binaan pemasyarakatan (WBP) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Tarakan menjalani tes urine di Klinik Pratama Lapas Tarakan, Senin, 8 September 2025.
Pelaksanaan tes urine tersebut merupakan hasil kerja sama antara pihak Lapas dan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Utara (Kaltara). Tujuannya sebagai bentuk pengawasan program Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) yang secara intensif dilaksanakan di lingkungan Lapas Tarakan.
Kepala Lapas Kelas IIA Tarakan, Jupri, menuturkan bahwa tes urine bagi petugas dan WBP tidak bisa dipisahkan dari sistem manajemen rehabilitasi pemasyarakatan. Menurutnya, kegiatan ini juga menjadi bagian penting dari upaya menjaga lingkungan Lapas tetap bersih dari narkoba.
“Pada kesempatan ini, kami bersama jajaran BNNP Kaltara melaksanakan tes urine terhadap sejumlah petugas dan warga binaan. Kegiatan ini akuntabel dan menjadi indikator implementasi program P4GN secara terpadu,” ujarnya.
Ia menambahkan, pelaksanaan tes urine tersebut merupakan wujud fungsi pengawasan yang berjalan seiring dengan sinergi aparat penegak hukum. Dengan begitu, Lapas Tarakan diharapkan benar-benar mewujudkan target sebagai Lapas Bersih dari Narkoba (Bersinar).
Jupri menegaskan, program ini juga mendukung akselerasi 13 program prioritas Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya dalam pemberantasan narkoba. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkesinambungan agar penyelenggaraan P4GN di Lapas Tarakan berjalan profesional dan termonitor dengan baik.
Dari hasil pemeriksaan, seluruh petugas maupun WBP yang mengikuti tes urine dinyatakan negatif dari kandungan narkotika maupun obat-obatan terlarang lainnya. Hasil ini menjadi bukti nyata keberhasilan pelaksanaan program P4GN serta rehabilitasi sosial pemasyarakatan di Lapas Tarakan. (*)
Reporter: Sunny Celine
Editor: Yogi Wibawa







