benuanta.co.id, TARAKAN – Aliansi Utara kembali menegaskan pentingnya komitmen anggota DPR RI daerah pemilihan (Dapil) Kalimantan Utara untuk menindaklanjuti tiga tuntutan yang mereka suarakan dalam aksi unjuk rasa beberapa waktu lalu di Tarakan. Menurut mereka, aspirasi tersebut belum sepenuhnya mendapat kepastian dari wakil rakyat di tingkat pusat.
Koordinator lapangan Aliansi Utara, A.A. Muchammad Imanullah Aziz, menjelaskan pihaknya tidak pernah menetapkan batas waktu untuk pemenuhan tuntutan. Namun, hal itu sudah diikat dengan nota kesepahaman (MoU) yang ditandatangani oleh DPRD Kota Tarakan, seluruh fraksi, serta Polres Tarakan.
“Itu bentuk komitmen yang sudah ditandatangani oleh pihak terkait, tinggal menunggu tanda tangan dari DPR RI Dapil Kaltara sebagai tanggung jawab moral dan komitmen mereka,” jelasnya kepasa benuanta.co.id, Ahad (7/9/2025).
Ia menambahkan, saat aksi digelar, perwakilan mahasiswa sempat berkomunikasi langsung dengan anggota DPR RI Dapil Kaltara, Deddy Sitorus, melalui panggilan video. Dalam kesempatan itu, Deddy menyatakan kesediaannya bertemu mahasiswa pada 7 September 2025.
“Kemarin pernyataan beliau menyampaikan untuk bertemu di 7 September, cuma yang terbaru sudah dikonfirmasi ketua DPRD Tarakan, ternyata agenda itu dibatalkan,” ungkapnya.
Karena pertemuan batal, MoU tersebut akan dibawa langsung oleh Ketua DPRD Tarakan, Muhammad Yunus, kepada anggota DPR RI Dapil Kaltara di Jakarta untuk ditandatangani. Selain itu, penandatanganan juga akan didokumentasikan dalam bentuk video agar transparan.
“Rencananya Pak Ketua DPRD dan rombongan yang membawa langsung ke pusat, lalu dibuatkan video penandatanganannya,” katanya.
Imanullah menyebut, sejauh ini baru dua anggota DPR RI Dapil Kaltara yang menyatakan sikap mendukung tuntutan mahasiswa, yakni Rahmawati dan Hasan Saleh. Sementara Deddy Sitorus belum memberikan pernyataan resmi.
“Kami masih menekankan kepada Pak Deddy Sitorus agar secepatnya menyatakan sikap. Kalau bicara puas atau tidak, ya pasti kecewa dengan ketidakhadiran beliau,” tegasnya.
Ia menekankan kehadiran ketiga anggota DPR RI Dapil Kaltara sangat penting untuk menunjukkan komitmen bersama. “Apalagi kami memang menuntut agar semua hadir, bukan hanya sebagian. Karena aspirasi ini mewakili kepentingan masyarakat Kaltara secara keseluruhan,” ucapnya.
Aliansi Utara juga mengungkapkan mereka sudah menyiapkan surat undangan resmi kepada DPR RI Dapil Kaltara, DPRD Tarakan, serta Polres Tarakan terkait tindak lanjut tuntutan tersebut. Menurut Imanullah, DPRD Tarakan sudah menunjukkan itikad baik dengan menemui langsung mahasiswa saat aksi berlangsung.
“Kalau dari DPRD Tarakan memang sudah ada itikad baik menghadapi kami, tapi dari DPR RI Dapil Kaltara ini yang masih dipertanyakan,” imbuhnya.
Harapannya, lanjut Imanullah, tidak lain adalah agar tuntutan yang disuarakan benar-benar direalisasikan dan bukan hanya sekadar janji. “Kami harapkan DPR RI Dapil Kaltara segera berkomitmen menyatakan sikap mendukung aspirasi masyarakat berdasarkan tiga tuntutan yang telah dirumuskan,” pungkasnya. (*)
Reporter: Eko Saputra
Editor: Endah Agustina







