benuanta.co.id, TARAKAN – Pohon tumbang akibat angin kencang disertai hujan terjadi di Jalan Gunung Selatan, Kelurahan Kampung 1 Skip, Kecamatan Tarakan Tengah, Kota Tarakan, pada Sabtu (30/8/2025) dini hari. Kejadian sekitar pukul 00.34 WITA itu menimpa fasilitas umum di jalan dan mengakibatkan kabel listrik melintang di ruas jalan.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Tarakan, Yonsep, menyampaikan laporan kejadian langsung diterima oleh Pusdalops-PB untuk ditindaklanjuti. Ia menjelaskan titik lokasi tercatat pada koordinat N 3° 19’ 10.245” dan E 117° 36’ 37.537”.
Menurutnya, faktor utama penyebab tumbangnya pohon adalah angin kencang yang disertai hujan deras pada malam hari. “Perkiraan awal penyebabnya memang karena kondisi cuaca ekstrem tersebut,”jelasnya, Sabtu (30/8/2025).
Dalam insiden ini, ia memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka. Meski demikian, kabel listrik yang putus sempat membahayakan pengguna jalan. Yonsep menegaskan penanganan segera dilakukan untuk memastikan keamanan warga.
“Kami pastikan situasi sudah aman dan terkendali,” katanya.
Untuk penanganan di lapangan, BPBD Kota Tarakan menurunkan tim regu yang terdiri dari lima personel. Tim BPBD dikerahkan bersama satu unit armada R4 Ranger, meski kendaraan tersebut dilaporkan dalam kondisi rusak.
Dalam proses evakuasi, tim menggunakan dua alat potong, yakni senso besar dan kecil. “Kami berupaya semaksimal mungkin dengan peralatan yang tersedia,” lanjutnya.
Yonsep menambahkan unsur yang terlibat dalam penanganan adalah BPBD Kota Tarakan secara penuh. Regu bertugas melakukan pemotongan pohon hingga akses jalan kembali normal. Kabel listrik yang sempat melintang juga sudah berhasil diamankan agar tidak membahayakan pengendara maupun warga sekitar.
“Syukur, pohon sudah berhasil dipotong dan jalur bisa kembali dilalui,” terangnya.
Ia menegaskan kondisi saat ini sudah aman dan terkendali, tanpa ada laporan tambahan terkait korban maupun kerusakan lain. Data korban dan terdampak pun dilaporkan nihil.
BPBD menekankan fokus utama adalah memastikan tidak ada lagi gangguan pada arus lalu lintas serta menjaga keselamatan masyarakat sekitar lokasi kejadian.
“Fokus kami pada keselamatan tiap warga yang ada di area sekitar,” imbuhnya.
Lebih lanjut, Yonsep menyampaikan apresiasinya kepada tim Pusdalops-PB yang sigap meski insiden terjadi di tengah malam. Ia juga mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi bencana serupa, terutama saat cuaca ekstrem melanda.
“Kami mengimbau masyarakat agar berhati-hati jika melintas di jalan yang banyak pepohonan, khususnya ketika hujan deras dan angin kencang. Penanganan bencana adalah urusan bersama. Kami akan selalu hadir di lapangan,” pungkasnya. (*)
Reporter: Eko Saputra
Editor: Endah Agustina







