benuanta.co.id, TANJUNG SELOR – Dalam rangka meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) melalui pemungutan pajak kendaraan, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Kaltara bakal lakukan aksi jemput bola secara keseluruhan.
Aksi jemput bola secara keseluruhan Bapenda Kaltara tidak hanya menjemput pemungutan pajak kendaraan motor dan mobil yang ada di wilayah 3 T tapi juga menjemput pemungutan pajak kendaraan alat berat ke perusahaan dan perorangan serta kendaraan air muatan 10+ Groston (GT).
“Wacana kita diakhir tahun akan seperti itu karena sebelum menutup triwulan IV tahun 2025, kita harus memastikan semua kendaraan sudah membayar pajak tahun 2025,” kata Kepala Bapenda Provinsi Kaltata, Tomy Labo pada Minggu 24 Agustus.
Ia menjelaskan saat ini ada sekitar 53 unit kendaraan air muatan di atas 10 GT yang terdata, dan sebanyak 42 unit telah melakukan pembayaran pajak. Sedangkan untuk data kendaraan alat berat, Tomy mengaku masih terus melakukan pendataan.
“Kalau kendaraan alat berat ini kita akui sangat banyak makanya kita terus lakukan pendataan, karena masih banyak oknum yang tidak mau terbuka soal data kendaraan alat beratnya,” ucapnya.
“Makanya ditahun ini proyeksi penerimaan pajak alat berat kita target Rp 6 miliar. Namun realisasi yang tercatat baru sekitar Rp 900 juta atau 15 persen per akhir Juli 2025. Jadi masih sangat kurang,” ungkapnya.
Dari catatan-catatan tersebut, Bapenda Kaltara pun mewacanakan akan mengambil opsi terakhir yakni menjalankan aksi jemput bola secara keseluruhan, dengan pendampingan dari pihak-pihak terkait.
Seperti pendampingan dari pihak BPKP Provinsi Kaltara untuk pemungutan pajak kendaraan alat berat dan pendampingan dari DPMPTSP Kaltara untuk pendampingan pemungutan pajak kendaraan air.
“Intinya kita sudah berkomunikasi terkait hal ini dan pada intinya mereka siap melakukan pendampingan, tinggal kita lihat bagaimana nanti triwulan IV berjalan,” pungkasnya. (adv)
Reporter: Osarade
Editor: Ramli







