benuanta.co.id, NUNUKAN– Perlintasan penumpang jalur sungai di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Labang, Kecamatan Lumbis Ogong, Kabupaten Nunukan, Provinsi Kalimantan Utara mengalami peningkatan.
Kepala Imigrasi Nunukan, Adrian Soetrisno melalui Kepala Seksi Teknologi Informasi dan Komunikasi Kantor Imigrasi Kelas II TPI Nunukan, Iwan mengatakan,lonjakan signifikan ini terjadi sejak Januari hingga Juli 2025.
“Periode Januari hingga Juli ini, kita mencatat ada 6.052 Warga Negara Indonesia (WNI) atau 72 persen dan 2.350 Warga Negara Asing (WNA) atau 28 persen yang melakukan perlintasan melalui PLBN Labang,” kata Iwan.
Jika dibandingkan tahun 2024 lalu di periode yang sama setidaknya di tahun ini ada kenaikan sekitar 290 persen. Diungkapkannya, mayoritas aktivitas pelintas adalah kunjungan keluarga dan acara adat antarwarga di perbatasan Indonesia-Malaysia.
Iwan mengatakan, berdasarkan hasil pengawasan di lapangan belum ditemukan adanya pelanggaran keimigrasian di PLBN Labang. Namun, pemeriksaan tetap dilakukan secara ketat oleh petugas Imigrasi.
“Proses pemeriksaan meliputi pengecekan paspor atau Pas Lintas Batas (PLB) di konter imigrasi, cross check dengan Sistem Informasi Manajemen Perlintasan (SIMKIM), serta wawancara singkat bila ada indikasi TKI nonprosedural. Jika ditemukan dugaan perdagangan orang, kami langsung koordinasi dengan BP3MI dan kepolisian,” bebernya.
Menurutnya, pengawasan di perbatasan tidak hanya mengandalkan Imigrasi. Namun, kerja sama lintas instansi menjadi kunci, terutama dalam mencegah penggunaan dokumen palsu maupun penyelundupan orang. Dengan kenaikan perlintasan yang cukup drastis, pihaknya akan terus memperketat pengawasan agar aktivitas masyarakat tetap berjalan lancar tanpa mengabaikan aspek keamanan negara. (*)
Reporter: Novita A.K
Editor: Endah Agustina







