TNI AL Kibarkan Merah Putih di Laut Perbatasan Bersama Nelayan di Karang Unarang

benuanta.co.id, NUNUKAN – Di tengah luasnya laut biru di wilayah perbatasan Indonesia–Malaysia, tepatnya di Suar Karang Unarang, Merah Putih berkibar gagah diiringi semangat para prajurit TNI Angkatan Laut, nelayan lokal, dan tokoh adat.

Pengibaran bendera Merah Putih ini dalam rangka memperingati HUT ke-80 Republik Indonesia, TNI AL melalui Gugus Tempur Laut Koarmada II menggelar upacara pengibaran bendera di atas laut, yang menjadi simbol nyata kehadiran negara di wilayah perbatasan maritim.

Baca Juga :  Turnamen Voli Kavaleri Cup 2026 Sukses Digelar

Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Danguspurla Koarmada II, Laksamana TNI Endra Hartono, S.H., M.Han. yang berada di atas KRI Ajak-653, kapal markas dalam operasi pengamanan perbatasan. Turut hadir unsur kapal perang lainnya seperti KRI Sidat-851, KRI Badik-623, dan KRI Singa-651, yang membentuk formasi sejajar di sekitar Suar Karang Unarang.

Kali ini pengibaran bendera tak hanya dilakukan oleh prajurit, namun juga melibatkan para nelayan Indonesia yang berada di perairan tersebut. Mereka mengapung dengan perahu-perahu kecil, ikut berdiri tegak, memberi hormat saat Sang Saka Merah Putih dikibarkan oleh Pasukan Khusus TNI AL, yakni Komando Pasukan Katak (Kopaska) dan Marinir, langsung di atas Karang Unarang.

Baca Juga :  Jaga Stabilitas Harga Pangan, Polres Nunukan Sidak Toko dan Agen Sembako

“Kami ingin menunjukkan bahwa negara hadir hingga ke batas paling luar wilayahnya. Dan yang paling penting, kami hadir bersama rakyat, bersama para nelayan yang setiap hari menjadi garda terdepan penjaga laut kita,” kata Laksamana Endra Hartono.

Bendera Merah Putih diserahkan secara simbolis oleh Danguspurla di atas KRI Ajak-653, lalu dibawa oleh pasukan khusus menggunakan perahu tempur ke titik Karang Unarang untuk dikibarkan. Upacara yang berlangsung di atas air ini juga diikuti oleh tokoh-tokoh adat dari Nunukan yang berada di atas KRI Sidat-851, menandakan sinergi antara kekuatan militer dan kekuatan budaya dalam menjaga kedaulatan bangsa. (*)

Baca Juga :  Konflik Antara Guru dan Kepala Sekolah SD 001 Sebatik Jadi Perhatian Publik, DPRD Nunukan Turun Tangan 

Reporter: Darmawan

Editor: Yogi Wibawa

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *