benuanta.co.id, TARAKAN – Hujan deras disertai angin kencang menyebabkan pohon tumbang di Jalan Aki Balak, RT 3, Kelurahan Juata Kerikil, Kecamatan Tarakan Barat, pada Sabtu (16/8/2025) dini hari sekitar pukul 03.00 WITA.
Peristiwa ini menimbulkan kerusakan pada fasilitas umum dan sejumlah lapak pedagang, meski tidak menimbulkan korban jiwa.
Kepala BPBD Kota Tarakan, Yonsep menjelaskan berdasarkan laporan resmi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tarakan, pohon tumbang tersebut terjadi akibat faktor cuaca ekstrem.
“Penyebab utamanya karena hujan deras dan angin kencang yang melanda wilayah Tarakan sejak tengah malam,” jelasnya, Sabtu (16/8/2025).
Kerusakan terparah akibat kejadian ini dialami fasilitas kesehatan masyarakat. Sebuah Posyandu di lokasi tersebut mengalami rusak sedang, khususnya pada bagian teras yang hancur. Selain itu, tiga unit lapak pedagang sayur juga roboh akibat tertimpa pohon.
“Ada posyandu dan beberapa lapak warga yang rusak karena tertimpa pohon,” ungkapnya.
Sejumlah warga tercatat terdampak langsung dari peristiwa ini. Data BPBD menyebutkan dua nama korban pemilik lapak, yakni Markus dan Mama Irma, serta satu orang terdampak bernama Antoni. Meski demikian, tidak ada laporan korban luka maupun jiwa.
“Syukurlah tidak ada korban manusia, hanya kerugian material yang dialami warga,” ujarnya.
Menindaklanjuti kejadian ini, tim BPBD Tarakan langsung melakukan asesmen dan evakuasi pohon yang tumbang. Proses penanganan melibatkan personel gabungan BPBD Kota Tarakan dan Babinsa setempat.
“Kami langsung turun bersama unsur terkait untuk mengevakuasi pohon yang menimpa fasilitas warga,” katanya.
Regu lapangan yang diturunkan terdiri dari delapan personel BPBD, yang dilengkapi satu armada R4 L300 untuk mendukung proses evakuasi. “Petugas sudah bekerja sejak dini hari untuk membersihkan material pohon,” lanjutnya.
Hasil pemantauan sementara menunjukkan kondisi lokasi masih berpotensi mengalami longsor susulan, mengingat tanah di sekitar area kejadian cukup labil setelah diguyur hujan deras.
“Kami tetap memberi peringatan waspada karena ada potensi longsor di sekitar titik pohon tumbang,” tegasnya.
BPBD Kota Tarakan mengimbau masyarakat agar tetap berhati-hati selama musim hujan dengan intensitas tinggi. Warga yang tinggal di kawasan rawan bencana diminta untuk waspada dan segera melaporkan ke petugas jika terjadi kejadian serupa.
“Kami minta masyarakat tidak lengah, karena bencana adalah urusan bersama yang membutuhkan kewaspadaan kolektif,” pungkasnya. (*)
Reporter: Eko Saputra
Editor: Endah Agustina







