benuanta.co.id, TARAKAN – Menyambut perayaan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Tarakan merilis prakiraan cuaca untuk wilayah Kota Tarakan pada Ahad, 17 Agustus 2025.
Secara umum, kondisi cuaca relatif kondusif karena diprakirakan berawan sejak pagi hingga malam hari, namun hujan lebat berpotensi terjadi pada dini hari sebelum acara berlangsung.
Forecaster BMKG Tarakan, Novira Ismi Handayani menjelaskan berdasarkan pembaruan prakiraan cuaca yang dirilis BMKG pada Sabtu (16/8/2025) pukul 08.00 WITA, hujan lebat disertai petir diprakirakan mengguyur wilayah Tarakan pada dini hari menjelang peringatan HUT RI.
“Potensi hujan lebat dapat menimbulkan genangan air di beberapa titik,” jelasnya, Sabtu (16/8/2025)
Setelah itu, kondisi cuaca berangsur membaik. BMKG memprakirakan pada pagi hingga sore hari tanggal 17 Agustus 2025, langit Kota Tarakan didominasi awan. “Cuaca berawan akan berlangsung dari pagi hingga malam hari, sehingga kegiatan peringatan HUT ke-80 RI relatif bisa berjalan lancar,” ungkapnya.
BMKG juga memastikan tidak ada potensi cuaca ekstrem pada hari perayaan kemerdekaan tersebut. Artinya, meski berawan, masyarakat dapat melaksanakan upacara maupun kegiatan lainnya tanpa hambatan signifikan dari faktor cuaca.
“Tidak ada indikasi cuaca ekstrem pada 17 Agustus, sehingga masyarakat bisa lebih tenang,” tegasnya.
Lebih lanjut, BMKG menjelaskan tidak ada perbedaan cuaca yang signifikan antara wilayah pesisir dengan wilayah kota Tarakan. Kondisi berawan diperkirakan merata di seluruh area, baik di kawasan pesisir maupun daratan utama.
“Cuaca di pesisir sama dengan di perkotaan, sama-sama berawan,” sebutnya.
Dari sisi meteorologi, suhu udara pada 17 Agustus 2025 diperkirakan berada di kisaran 28–30 derajat Celsius. Sementara itu, kelembapan udara cukup tinggi, yakni antara 80–96 persen. Menurut BMKG, kelembapan yang tinggi ini membuat awan cenderung menutupi langit sepanjang hari.
“Kelembapan yang tinggi berkontribusi terhadap kondisi berawan di Tarakan,” katanya.
Meski cuaca diperkirakan kondusif pada pagi hingga malam hari, BMKG tetap mengeluarkan imbauan kewaspadaan. Warga diminta mewaspadai genangan air yang mungkin terjadi akibat hujan lebat dini hari.
“Kami mengingatkan warga untuk tetap siaga terhadap genangan yang bisa muncul sebelum acara dimulai,” imbuhnya.
Selain itu, BMKG mendorong panitia perayaan untuk menyiapkan peralatan sederhana seperti sapu, pel atau pompa air guna mengantisipasi jika ada genangan di lapangan atau area kegiatan.
“Kami sarankan panitia menyiapkan peralatan kebersihan agar acara berjalan lancar meski ada potensi genangan,” tuturnya.
Tak hanya itu, masyarakat juga diminta tetap berhati-hati dan menjaga keselamatan dalam setiap aktivitas persiapan maupun pelaksanaan acara. BMKG menegaskan bahwa pihaknya akan terus memantau perkembangan cuaca dan memberikan pembaruan informasi secara berkala.
“Kami akan selalu menyampaikan update agar masyarakat memperoleh informasi cuaca yang akurat,” pungkasnya. (*)
Reporter: Eko Saputra
Editor: Endah Agustina







