benuanta.co.id, NUNUKAN – Akses jalan utama di Kecamatan Tulin Onsoi, Kabupaten Nunukan, tepatnya di wilayah Batu Mayau, dilaporkan terputus total. Kondisi ini membuat aktivitas warga lumpuh, termasuk agenda perjalanan penting sejumlah tokoh daerah.
Salah satu yang terdampak adalah Khaerul Asnan, yang semula dijadwalkan bertolak dari Nunukan menuju Kecamatan Sembakung. Namun, rencana tersebut dibatalkan menyusul informasi terkini bahwa satu-satunya jalan provinsi di kawasan tersebut tidak dapat dilalui.
“Dapat kabar dari Tulin Onsoi, jalan itu putus. Jadi batal berangkat,” kata Khaerul Asnan saat dikonfirmasi, Rabu (13/8/2025).
Khaerul seharusnya mengisi materi dalam workshop penyusunan silabus muatan lokal Bahasa Tidung yang akan digelar pada 14 Agustus 2025 di Sembakung.
“Terpaksa harus direncanakan ulang. Padahal kegiatan ini cukup penting untuk penguatan identitas budaya daerah,” tambahnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai penyebab kerusakan jalan tersebut, namun warga menduga akibat curah hujan tinggi dalam beberapa hari terakhir yang menyebabkan longsor dan amblesnya badan jalan.
Masyarakat berharap agar pemerintah daerah dan provinsi segera mengambil tindakan penanganan darurat agar akses vital ini bisa segera pulih dan kegiatan masyarakat kembali berjalan normal. (*)
Reporter: Darmawan
Editor: Yogi Wibawa







