benuanta.co.id, TARAKAN – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Dr. Zainal Arifin Paliwang menanggapi rencana aksi penolakan program transmigrasi oleh beberapa organisasi kemasyarakatan (ormas) akan digelar di Kantor Gubernur Kaltara pada Senin, 4 Agustus 2025.
Ia menegaskan, pemerintah terbuka terhadap penyampaian aspirasi masyarakat. Ia menyebut, forum penyampaian aspirasi sudah tersedia dan akan difasilitasi dengan baik.
“Semua itu kan punya wadah. Untuk menyampaikan aspirasi itu sudah ada wadahnya. Saudara-saudara kita yang akan melaksanakan aksi damai, akan diterima oleh Wakil Gubernur,” ujarnya, Ahad (3/8/2025).
Dirinya menjelaskan, ketidakhadirannya dalam aksi ini disebabkan oleh agenda yang padat.
“Dengan saya besok sore ke Jakarta, pagi besok saya juga punya acara di Sarakan. Bukan saya tidak mau menerima mereka, tapi hari Selasa saya harus menerima penghargaan dari Kementerian Lingkungan Hidup,” jelasnya.
Soal isu penolakan dari sebagian masyarakat lokal, ia belum memberikan tanggapan rinci. Ia menyebut masih menunggu substansi yang akan disampaikan dalam aksi.
“Kita belum tahu apa yang akan disampaikan. Jadi saya tidak bisa memberikan jawaban, kita tunggu aksinya besok ya. Kalian silakan dengar langsung dari saudara-saudara kita,” katanya.
Ia juga menegaskan, program transmigrasi di Kaltara lebih berfokus pada transmigrasi lokal, bukan mendatangkan warga dari luar pulau secara besar-besaran. (*)
Reporter: Sunny Celine
Editor: Yogi Wibawa







