benuanta.co.id, TARAKAN – Kebakaran lahan kembali terjadi di Pantai Amal, RT 14, Kelurahan Pantai Amal, Kecamatan Tarakan Timur, pada Rabu, 30 Juli 2025. Berdasarkan laporan resmi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tarakan, kebakaran berlangsung cukup lama, yakni dari pukul 14.00 hingga 18.00 WITA.
Kepala BPBD Kota Tarakan, Yonsep, menyampaikan pihaknya telah melakukan pemantauan dan penanganan sejak kejadian pertama kali dilaporkan. Lokasi kejadian juga telah ditandai berdasarkan koordinat 3°36’34.35”N dan 117°65’33.08”E.
“Kejadian ini langsung kami tangani begitu informasi diterima. Tim langsung bergerak ke lokasi bersama unsur terkait,” jelasnya, Kamis (31/7/2025).
Penyebab kebakaran hingga kini masih dalam tahap penyelidikan. BPBD belum dapat memastikan apakah kebakaran tersebut akibat kelalaian manusia atau faktor alam. “Penyebab pastinya masih kami dalami. Tim sedang bekerja untuk menyelidiki secara lebih lanjut,” ujarnya.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, dampak kebakaran cukup luas. Diketahui sekitar ±26 hektare lahan terbakar habis. Tim pemadam telah melakukan upaya pemadaman secara intensif hingga api berhasil dikendalikan.
“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, tapi lahan yang terbakar cukup luas, mencapai 26 hektare,” ungkapnya.
Dalam proses penanganan, berbagai unsur terlibat aktif. Tidak hanya BPBD Tarakan, tetapi juga UPT KPH, Kodim 0907, Lantamal XIII, Marinir Pasmar, Satrad TNI AU, Polres Tarakan, Polsek Timur, Pospol Amal, PMI, Babinsa, Bhabinkamtibmas, hingga Korlakar.
“Kita bersyukur, koordinasi lintas instansi berjalan sangat baik. Semua bergerak cepat dan terintegrasi,” katanya.
Regu lapangan yang bertugas terdiri dari personel BPBD seperti Erick Akbar, SE, Heri Susanto, Yasser Febrian, Ariyanto, Rafliansyah, Yohanes, dan Miki, yang dipimpin langsung oleh Yonsep selaku Kalaksa BPBD. Mereka juga didukung armada kendaraan seperti mobil R4 Hilux Fire dan R4 L300.
“Armada dan personel kami kerahkan secara maksimal untuk menekan meluasnya api,” tambahnya.
Kondisi terakhir di lokasi kejadian dilaporkan telah aman dan terkendali. Api berhasil dipadamkan dan wilayah terdampak telah diamankan untuk mencegah potensi kebakaran ulang. “Kami pastikan kondisi sudah aman. Tapi kami tetap siaga di lokasi untuk antisipasi lanjutan,” tegasnya.
Yonsep mengimbau masyarakat agar selalu waspada terhadap potensi kebakaran lahan, terutama pada musim kemarau seperti sekarang ini. Ia juga menambahkan masyarakat dapat segera melapor ke Pusdalops BPBD Tarakan bila melihat titik api di wilayah mereka.
“Jangan bakar lahan sembarangan. Musim kering seperti ini sangat rawan. Lebih baik mencegah sebelum terjadi,” tuntasnya. (*)
Reporter: Eko Saputra
Editor: Endah Agustina







