Tanah Kering Mudah Terbakar, BMKG Imbau Masyarakat Waspada

benuanta.co.id, TARAKAN – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Tarakan memperingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi hujan sedang hingga lebat dalam tiga hari ke depan.

Kepala BMKG Tarakan, M. Sulam Khilmi, menjelaskan hal tersebut saat dikonfirmasi pada Senin, 28 Juli 2025. “Hari ini wilayah seperti Malinau, Bulungan, dan Tana Tidung berpotensi diguyur hujan sedang hingga lebat. Tapi durasinya pendek, jadi tidak akan meningkatkan akumulasi curah hujan secara signifikan,” ujarnya.

Ia menekankan, hujan yang terjadi tidak berlangsung lama. Durasi hujan yang turun tidak seperti bulan-bulan yang lain. Oleh karena itu, hal ini tidak meningkatkan intensitas hujan secara akumulatif.

Baca Juga :  Pelaksanaan MBG selama Ramadan di Tarakan Belum Temukan Formula

Menurutnya, pola hujan dalam beberapa waktu ke depan lebih dominan terjadi di malam hingga dini hari. “Dominan di malam dan dini hari ya. Namun untuk detailnya nanti bisa dicek di prakiraan cuaca kami. Itu sudah bisa diakses, termasuk peringatan dininya,” jelasnya.

Sementara itu, kondisi gelombang laut di wilayah Kaltara juga terpantau relatif tenang. Gelombang laut juga masih dalam kategori rendah, yaitu 0,5 hingga 0,7 meter. Beberapa wilayah perairan Kaltara bahkan bisa mencapai 1 meter hingga tanggal tanggal 30 mendatang.

Baca Juga :  Tokoh Agama dan Ormas Deklarasikan Kamtibmas Selama Ramadan di Tarakan

“Namun setelah tanggal 30 Juli, 31, 1 Agustus, dan 2 Agustus, itu cenderung relatif lebih rendah lagi gelombangnya,” ungkapnya.

Di sisi lain, ia mengingatkan masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi kebakaran lahan dan hutan. Pasalnya, meskipun hujan belum turun secara intens, kondisi tanah di Kaltara sangat mudah terbakar saat tidak ada hujan selama tiga hingga empat hari.

“Saat ini ada dua hotspot ya, tapi itu kategori menengah, medium. Itu di Nunukan dan Bulungan, hanya dua. Tidak sebanyak wilayah-wilayah seperti Kalimantan Barat atau Sumatera. Tapi tetap, imbauan kami karena Kaltara, khususnya ketika tidak hujan tiga atau empat hari saja, permukaannya itu mudah terbakar,” terangnya.

Baca Juga :  Jelang Imlek, Permintaan Kue Keranjang di Tarakan Meningkat

“Mohon kepada masyarakat untuk bisa lebih meningkatkan kewaspadaan, terutama teman-teman atau saudara-saudara kita yang melakukan aktivitas pembakaran, supaya bisa dijaga karena dalam kondisi saat ini permukaan tanah itu levelnya pada sangat mudah mengalami kebakaran,” tutupnya. (*)

Reporter: Sunny Celine

Editor: Ramli

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *