benuanta.co.id, BULUNGAN – Upaya peningkatan layanan air bersih di Kabupaten Bulungan terus dilakukan secara bertahap. Melalui kolaborasi antara Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Danum Benuanta, Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), dan Pemerintah Kabupaten Bulungan, jaringan perpipaan kini diperluas ke sejumlah wilayah.
Direktur PDAM Danum Benuanta Eldiansyah mengatakan, Sejumlah titik telah menerima penambahan jaringan, di antaranya Tanjung Rumbia dan Bulu Perindu, yang merupakan bagian dari bantuan Pemprov Kaltara.
Selain itu, jalur dari Kilo 9 menuju Perumahan juga telah terlayani, berkat dukungan dari Pemerintah Kabupaten Bulungan. Di sisi lain, pihaknya juga melakukan pengembangan jaringan secara mandiri di beberapa lokasi, seperti daerah Sengkawit, Gang Serati, dan Gang Buang Masbul.
“Ada juga dukungan dari Kabupaten, seperti dari IPA Pedelok hingga ke Bunda Hayati. Saat ini progres pemasangan pipanya sedang berjalan,” ujarnya, Selasa (29/7/2025).
Ke depan, pemasangan pipa akan difokuskan di kawasan Jelarai hingga Selimau 2, melalui jalur IPA Jelarai-Manunggal. Ini merupakan bagian dari proyek optimalisasi untuk memperkuat jaringan eksisting yang ada, terutama dalam menghadapi rencana penambahan kapasitas distribusi sebesar 100 liter per detik.
“Pipa induk yang semula berukuran 6 inci akan diganti menjadi pipa 12 inci. Proyek ini disupport langsung oleh Pemprov Kaltara,” sebutnya.
Selain Jelarai, wilayah Tanjung Palas dan Teras Baru juga mendapat prioritas perluasan jaringan. Pemerintah Kabupaten Bulungan disebut telah mengalokasikan pipa dengan kapasitas 50 liter per detik untuk wilayah Tanjung Palas, sementara jaringan pipanya akan dibangun oleh Pemprov Kaltara.
“Yang di Sabanar sudah terpasang kapasitas 20 liter per detik, lengkap dengan reservoir baru berbahan stainless steel. Ini berbeda dari reservoir lama yang berbahan beton konvensional,” ungkapnya.
Adapun total dukungan anggaran dari Pemerintah Provinsi Kaltara untuk program optimalisasi jaringan perpipaan ini mencapai sekitar Rp16 miliar. Anggaran tersebut terbagi ke dalam beberapa paket yakni Rp9,45 miliar untuk optimalisasi jaringan IPA dan intake Jelarai, Rp6,3 miliar untuk jaringan di kawasan Tanjung Palas, Rp4,8 miliar untuk mendukung distribusi air dari IPA Tanjung Palas ke wilayah Teras Baru.
“Informasi yang kami terima dari Pemprov, anggaran tersebut dialokasikan dalam APBD Perubahan 2025 dan rencananya akan direalisasikan mulai Agustus. Target penyelesaian pekerjaan sebelum akhir tahun,” jelasnya.
Dengan perluasan jaringan ini, PDAM menargetkan pelayanan air bersih di wilayah Bulungan dapat menjangkau lebih luas dan stabil. Selain menjawab kebutuhan warga, langkah ini juga menjadi bagian dari pembangunan infrastruktur dasar untuk mendukung pertumbuhan wilayah. (*)
Reporter: Ikke
Editor: Yogi Wibawa







