benuanta.co.id, TANJUNG SELOR – Waspadai peningkatan suhu udara dibeberapa titik rawan di Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kaltara, imbau tingkatkan kewaspadaan terhadap Cuaca panas ekstrem di Kaltara.
Dikatakan oleh Kepala Pelaksana BPBD Kaltara, Andi Amriampa, antisipasi peningkatan suhu panas di Kaltara, pihaknya sudah memetakan beberapa titik yang perlu diwaspadai, khususnya di Kabupaten Bulungan dan Nunukan.
“Dari pemetaan itulah kita mengirimkan tim untuk memantau kondisi lapangan, terutama karena musim kering mulai terasa meski Kaltara dikenal dengan musim hujan sepanjang tahun,” kata pria yang akrab disapa Andi, pada Sabtu, 26 Juli 2025.
Andi memastikan pihaknya dalam kondisi siaga penuh serta terus berkoordinasi bersama pihak BMKG, terkait kondisi cuaca pada akhir Juli hingga awal Agustus.
Dimana berdasarkan data dari BMKG Tanjung Harapan, suhu udara di Kaltara mencapai 34–35 derajat Celcius dalam beberapa hari terakhir, dan diperkirakan masih bertahan hingga tiga hari ke depan.
“Meski belum tergolong ekstrem karena masih di bawah 36 derajat Celcius, kondisi ini cukup membuat udara terasa lebih kering dan menyengat,”lanjutnya lagi.
“Kemudian untuk wilayah Bulungan, daerah yang rawan karhutla antara lain Tanjung Palas Barat dan Tanjung Palas Timur. Sedangkan di Nunukan, wilayah yang perlu diantisipasi ada di Pulau Nunukan,” ujarnya.
Ia menambahkan Kaltara secara umum masuk dalam Zona Satu Musim, yaitu musim hujan sepanjang tahun. Namun, daerah-daerah tertentu seperti Pulau Sebatik, Pulau Nunukan, dan sebagian Tanjung Palas Timur tetap memiliki potensi mengalami musim kering.
Oleh sebab itu pihaknya menghimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran terbuka dan segera melapor jika menemukan titik api.
“Kewaspadaan masyarakat sangat penting untuk mencegah potensi bencana yang lebih besar,” pungkasnya. (*)
Reporter: Osarade
Editor: Ramli







