benuanta.co.id, TARAKAN – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tarakan mengonfirmasi telah terjadi tiga kebakaran lahan sepanjang Juli 2025.
Salah satu kebakaran terbesar terjadi di wilayah vital, tepatnya dekat pembangkit listrik di Binalatung, dengan estimasi luas lahan yang terbakar mencapai 5 hektare.
“Diperkirakan luasnya hampir 5 hektare. Itu dekat fasilitas yang sangat vital, yaitu pembangkit listrik kita,” ujar Kepala BPBD Tarakan, Yonsep, Kamis (25/7/2025).
Kondisi cuaca panas ekstrem yang dimulai sejak 20 Juli diprediksi berlanjut hingga akhir bulan. BPBD telah mengeluarkan surat edaran kepada camat dan lurah agar meningkatkan kewaspadaan masyarakat, terutama yang membuka lahan dengan sistem bakar.
“Kita sudah edarkan imbauan. Kalau membakar, harus melapor ke BPBD, kelurahan, atau KPH. Kalau tidak, risikonya sangat besar,” ungkapnya.
Titik-titik rawan kebakaran antara lain Pantai Amal, Mamburungan, dan Juata Laut yang merupakan kawasan aktif berkebun.Selain pembakaran lahan, kebakaran juga bisa dipicu oleh kelalaian kecil seperti membuang puntung rokok.
“Perilaku seperti itu bisa picu kebakaran. Kita harap ada empati dari masyarakat,” tegas Yonsep.
BPBD mengimbau warga segera menghubungi call center 112 jika api tidak terkendali. Saat ini seluruh personel dan peralatan telah disiagakan, namun ketersediaan air menjadi kendala utama.
“Peralatan kita siap, tapi saat kemarau, air sangat terbatas. Kami imbau masyarakat buat tampungan atau sumur di kebun masing-masing,” pungkasnya. (*)
Reporter: Sunny Celine
Editor: Yogi Wibawa







