benuanta.co.id, TARAKAN – Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Yogyakarta membuka peluang kolaborasi pariwisata antara Kota Yogyakarta dengan berbagai kabupaten dan kota di Indonesia termasuk Kota Tarakan.
Hal itu disampaikan Kepala Dispar Yogyakarta, Wahyu Hendratmoko dalam kunjungannya ke Kota Tarakan pada Jumat, 20 Juni 2025. Menurut Wahyu, pihaknya tengah mempersiapkan sebuah event nasional bertajuk Gelaran Nusantara yang akan digelar pada 7 Oktober 2025 di kawasan ikonik Tugu Malioboro, Yogyakarta. Acara tersebut akan menjadi ajang berkumpulnya potensi kesenian dari seluruh Indonesia.
“Nusantara bisa bergabung dengan kabupaten dan kota seluruh Indonesia dalam kegiatan tanggal 7 Oktober mendatang. Nanti akan ada gelaran Nusantara yang mempertemukan berbagai macam potensi kesenian dari berbagai daerah, kami pusatkan di landmark kami, yaitu di Tugu Malioboro,” ujarnya, Jumat (20/6/2025).
Wahyu mengungkapkan, sektor pariwisata kini menjadi salah satu mesin penggerak ekonomi yang sangat menjanjikan. Sektor ini mengutamakan keindahan, pelestarian alam, dan budaya.
Kunjungan Wahyu ke Tarakan juga sebagai bentuk penjajakan langsung terhadap potensi wisata di wilayah utara Kalimantan itu. Ia menilai, geliat sektor pariwisata di Tarakan menunjukkan tren positif dan bisa saling menguatkan dengan Yogyakarta.
“Dengan berkembangnya kepariwisataan Yogyakarta dan Tarakan, kami berharap akan ada efek positif di antara dua kota ini. Saling menguatkan, saling menguntungkan,” ungkapnya.
Ia menyebut potensi pariwisata di Tarakan bukan hanya terletak di wilayah kotanya, tetapi juga daerah sekitarnya seperti Maratua dan Nunukan. Kehadiran rute penerbangan langsung juga dinilai sangat strategis untuk meningkatkan arus kunjungan wisatawan di kedua daerah.
“Tahun 2024 lalu, Yogyakarta menerima kunjungan lebih dari 11 juta wisatawan. Harapan kami, dengan adanya direct flight yang sudah dibuka oleh beberapa maskapai, geliat pariwisata di Kota Tarakan dan Yogyakarta akan semakin meningkat,” pungkas Wahyu. (*)
Reporter: Sunny Celine
Editor: Ramli







