benuanta.co.id, BULUNGAN – Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPR-Perkim) menunggu data sasaran dari Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI) untuk mengerjakan kembali program bedah rumah kumuh di tahun ini.
Meski anggaran yang digunakan bersumber dari APBD Kaltara, DPUPR-Perkim tetap harus mengacu kepada data Kemensos. Hal itu dilakukan agar program tersebut dapat berjalan dengan sesuai sasaran kualifikasi yang ditetapkan oleh Kemensos.
“Karena pihak kementerian juga yang paling paham kualifikasi dan data kelayakannya. Sehingga penentuan sasaran tetap melalui kementerian,” kata Kabid Perumahan DPUPR-Perkim Kaltara, Muhammad Arisa pada Jumat 18 April 2025.
Ia menyebutkan, program bedah rumah kumuh, sudah berjalan dengan baik selama beberapa tahun trakhir atau sejak era kepemimpinan Gubernur Zainal Arifin Paliwang.
Dimana program bedah rumah kumuh ini sendiri, menjadi salah satu program Pemprov Kaltara dalam menuntaskan kemiskinan ekstrem keluarga Kaltara.
“Makanya setiap tahun angka tingkat kemiskinan ekstrem di Kaltara dapat berkurang, karena salah satu faktornya ialah adanya program ini,” ungkapnya.
“Dimana pemerintah berupaya melakukan pemerataan pembangunan dan memberikan rumah layak huni kepada masyarakatnya melalui program bedah rumah kumuh,” imbuh Arisa.
Pada tahun lalu, sasaran penerima dari program bedah rumah kumuh mencapai 20an dan diupayakan dapat meningkat pada 2025.
“Upaya kita memang adanya peningkatan disetiap tahunnya, tapi kita juga akan menyesuaikan dengan kemampuan anggaran kita serta kebijakan efesiensi anggaran,” pungkasnya. (*)
Reporter: Osarade
Editor: Endah Agustina







