Sanksi Tegas Oknum Anggota TNI Serang Polres Tarakan Menunggu Hasil Penyelidikan

benuanta.co.id, BULUNGAN – Pasca penyerangan Mako Polres Tarakan pada Senin, 24 Februari 2025, yang dilakukan oleh oknum anggota TNI. Detasemen Polisi Militer (Denpom) VI/Bulungan pun turun tangan melakukan pemeriksaan.

Kepala Staf Korem (Kasrem) 092/Maharajalila, Kolonel Darwis Efendi yang didampingi Kasiter Korem, Kolonel Chandra menjelaskan jika ada oknum TNI dari satuan Yonif 614/Raja Pandita dan Brigif 24/Bulungan Cakti melakukan pengerusakan dan pengeroyokan personel Polres Tarakan.

Baca Juga :  PKB Mulai Siapkan Strategi Pilkada 2031, Herman Siap Bertarung

“Kita ketahui bersama bahwa kejadian kemarin memang ada oknum dari anggota TNI melakukan pengerusakan di Polres, jadi ini murni dari anggota bukan dari institusi,” ungkapnya Selasa 25 Februari 2025.

Lanjutnya, semua stakeholder telah berkoordinasi untuk menyelesaikan permasalahan tersebut. Kolonel Darwis mengatakan untuk anggota yang terlibat sudah diamankan di satuan.

“Sekarang situasi sangat kondusif di Tarakan dan diyakinkan tidak akan mempengaruhi hubungan antara TNI dan Polri khususnya di wilayah Tarakan,” terangnya.

Baca Juga :  Gelombang Tinggi di Perairan Kaltara, BMKG Tarakan Imbau Warga Lebih Waspada

Terkait jumlah anggota TNI yang melakukan penyerangan ke Polres Tarakan, masih didalami. Terlebih Komandan Denpom VI/Bulungan sudah merapat ke Tarakan untuk menggali informasi lebih dalam lagi.

“Terkait sanksi tegas, kita masih menunggu hasil penyelidikan. Dari pimpinan nanti akan menentukan bagaimana keputusan untuk sanksi dalam kejadian tersebut,” ucapnya.

Kolonel Darwis menuturkan dugaan awal sehingga terjadi perselisihan antara anggota Yonif dengan personel Polres Tarakan yang terjadi di salah satu kafe, karena ketidaksengajaan saat bertemu.

Baca Juga :  HPN 2026 di Kaltara: Perkuat Sinergi Pers, Pemerintah, dan Masyarakat untuk Daerah Maju dan Berkelanjutan

“Biasa dari jiwa anak muda mungkin kan ada ribut, sehingga berdampak pada rekan-rekan yang lainnya,” paparnya.

Dirinya menyampaikan Pangdam VI/Mulawarman, Komandan Korem 092/Maharajalila dan pejabat lainnya tengah berada di Tarakan.

“Anggota juga sudah diamankan semua di asrama Batalyon,” pungkasnya. (*)

Reporter: Tim Benuanta

Editor: Yogi Wibawa

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *