benuanta.coid, NUNUKAN – Pemerintah Kabupaten Nunukan melalui Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) memberikan kesempatan kepada masyarakat yang sedang berulang tahun untuk melakukan pemeriksaan kesehatan gratis.
Program ini mencakup pemeriksaan untuk berbagai kelompok usia, mulai dari bayi baru lahir, balita, dewasa, hingga lansia. Kegiatan ini bertujuan untuk mendeteksi penyakit sejak dini dan memberikan tindakan medis yang diperlukan, serta memberikan panduan menjaga pola hidup sehat bagi mereka yang dinyatakan sehat.
Kepala Dinkes P2KB Nunukan, Hj. Miskia menyampaikan program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) ini telah dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia sejak awal Februari 2025. Bagi masyarakat yang berulang tahun pada Januari 2025 masih diberikan kesempatan untuk mendaftar hingga April 2025. Layanan ini diharapkan dapat menjangkau semua lapisan masyarakat, termasuk mereka yang tinggal di daerah terpencil.
Untuk memudahkan akses, pendaftaran dapat dilakukan secara online melalui aplikasi SATUSEHAT Mobile. Aplikasi ini memungkinkan masyarakat untuk mengetahui jadwal dan lokasi puskesmas terdekat yang menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan gratis. Bagi mereka yang tidak memiliki akses internet, dapat langsung menghubungi layanan puskesmas atau datang langsung ke puskesmas terdekat dengan membawa KTP atau Kartu Keluarga sebagai persyaratan pendaftaran. Petugas puskesmas akan membantu dalam proses registrasi.
“Dinkes P2KB berharap melalui program ini semakin banyak masyarakat yang sadar akan pentingnya pemeriksaan kesehatan secara rutin. Kami juga berharap lebih banyak warga yang memanfaatkan kesempatan ini untuk mendeteksi penyakit lebih dini dan menjaga pola hidup sehat,” Hj. Miskia , Selasa (25/2/2025).
Melalui program ini, diharapkan masyarakat tidak hanya mendapatkan akses pemeriksaan kesehatan secara gratis, tetapi juga memperoleh edukasi mengenai pentingnya pola hidup sehat, yang dapat membantu meningkatkan kualitas hidup dan kesehatan jangka panjang. Pemeriksaan ini menjadi langkah preventif yang penting, terlebih untuk mencegah penyakit serius yang dapat berkembang tanpa terdeteksi. (*)
Reporter: Darmawan
Editor: Yogi Wibawa







