DPUTR Pastikan Kontraktor Bertanggung Jawab atas Aspal Rusak di Tarakan

benuanta.co.id, TARAKAN – Sejumlah jalan di Tarakan yang baru diaspal sempat mengalami kerusakan meski belum berusia enam bulan. Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Tarakan memastikan bahwa pihak kontraktor telah melakukan perbaikan dan tetap bertanggung jawab jika masih ditemukan jalan yang berlubang selama masa pemeliharaan.

Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga DPUTR Tarakan, Sabudi, menjelaskan setiap proyek pengaspalan memiliki masa pemeliharaan selama enam bulan. Dalam periode ini, perbaikan masih menjadi tanggung jawab kontraktor.

Baca Juga :  Kekurangan Ruang Kelas, SMK Negeri 4 Tarakan Manfaatkan Gudang Disekat

“Kontraktor sudah menunjukkan itikad baik dengan melakukan perbaikan. Namun, jika masih ada jalan yang rusak dalam enam bulan sejak proyek selesai, mereka wajib memperbaikinya lagi karena itu masih dalam tanggung jawab mereka,” ujarnya, Senin (24/2/2025).

Meski begitu, DPUTR Tarakan tetap melakukan pengawasan terhadap proyek jalan dan pemeliharaannya. Sabudi menegaskan pihaknya terus memantau kondisi jalan meskipun tanggung jawab utama masih ada pada kontraktor selama masa pemeliharaan.

“DPUTR tetap mengawasi proyek yang sudah selesai. Meskipun masih dalam tanggung jawab kontraktor, kami tetap memastikan jalan yang dikerjakan memiliki kualitas yang baik dan sesuai standar,” katanya.

Baca Juga :  FPI Tarakan Dukung Kamtibmas Selama Ramadan, Akan Patroli Keliling

Selain itu, Sabudi menambahkan, pihaknya juga akan terus menindaklanjuti laporan masyarakat terkait jalan rusak. Jika ada temuan di lapangan, DPUTR akan berkoordinasi dengan kontraktor agar perbaikan segera dilakukan.

“Kami juga akan kembali memantau jalan-jalan yang dilaporkan mengalami kerusakan. Jika masih dalam masa pemeliharaan, kami akan meminta kontraktor untuk memperbaikinya,” imbuhnya.

Sabudi juga mengungkapkan, untuk memastikan semua jalan dalam kondisi baik, DPUTR juga akan melakukan pemetaan ulang terhadap jalan-jalan yang mengalami kerusakan. Hasil pemetaan ini akan menjadi dasar koordinasi dengan pihak terkait serta kajian lebih lanjut sebelum perbaikan dilakukan.

Baca Juga :  Resahkan Warga Aki Balak, Buaya 1,5 Meter Dievakuasi PMK Tarakan

“Kami akan petakan kembali jalan-jalan yang mengalami kerusakan agar bisa dikaji ulang sebelum dilakukan perbaikan. Langkah ini penting agar setiap perbaikan dilakukan secara tepat dan sesuai dengan kondisi lapangan,” tandasnya. (*)

Reporter: Eko Saputra

Editor: Yogi Wibawa

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *